10 Buruh Pabrik Menjadi Korban PHK, SEBUMI Merintis UMKM 

oleh -0 views
10 Buruh Pabrik Menjadi Korban PHK

INSIDEN24 – Sebanyak 10 buruh pabrik menjadi korban Pemutusan Hubugan Kerja (PHK), Serikat Buruh Militan (SEBUMI) Jawa Barat lalu merintis Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM).

Pernyataan Ketua Federasi Serikat Buruh Militan (SEBUMI), Aminah bahwa ada 10 orang buruh pabrik di Bandung jadi korban PHK.

“Makanya, kami merintis UMKM berupa makanan ringan Sumpia. Itu sebagai salah satu penopang kebutuhan ekonomi. Walaupun tidak bisa menutupi semua kebutuhan hidup kami,” jelas Aminah di sekretariat SEBUMI di Cijambe Dalem,  Pasur Endah, Bandung.

Kata Aminah, dari hasil rapat pengurus,  berusaha mencoba membuat makanan kecil-kecilan berupa sumpia rebon ebi. Awalnya, modalnya sebesar 150 ribu dan dicoba dari hasil proses pembuatannya terasa cocok untuk dipasarkan.

“Anggota UMKM sendiri sekarang baru 10 orang. Namun, kedepannya kami berharap produksi ini bisa membuka lapangan pekerjaan. Itu agar kawan-kawan tidak selalu berpikiran kerja di pabik saja,” paparnya.

Pengakuan Aminah, bahwa Ia selalu memberikan pemahaman kepada anggota untuk tidak melihat perusahaan yang sekarang masih kecil.

“Sebab, perusahan yang besar juga melalui proses dan berawal dari kecil,” ucapnya.

10 Buruh Pabrik Menjadi Korban PHK, Bentuk UMKM Supaya Mandiri

Kata Aminah, pembentukan UMKM sendiri sebagai implementasi dari kemandirian ekonomi.

“Maka, kita harus bisa berdiri sendiri tanpa kita harus selalu mengandalkan bekerja di pabrik. UMKM ini juga minimalnya bisa membantu beban pemerintah dalam mengatasi penganguran,” jelasnya.

Harapan kedepannya, produksi Sumpia ini bisa bekembang pesat.

“Harapan saya juga dapat membuka lapangan pekerjaan baru. Khususnya, bagi masyarakat yang masih menganggur,” harapnya.

Salah seorang anggota UMKM, Sri, menambahkan, pembuatan sumpia per harinya bisa sampai 4 sampai 8 kilogram.

“Namun, untuk bulan sekarang sedikit menurun dan berbeda dalam menghadapi libur panjang. Atau, hari-hari besar lainnya yang bisa mencapai 10 kilogram lebih,” jelasnya.

Lanjut Sri, untuk kemasannya bermacam-macam. Mulai dari 1 kilogram dengan harga Rp55 ribu dan ada yang 1,5 kilogram dan 1/4 kilogram.

“Bagi masyarakat yang berminat untuk mencoba sumpia kami, bisa membeli langsung ke tempat kami. Bahkan, kami juga bisa menerima pesanan,” pungkasnya. (Ceng/Rls)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.