Jawaban DPRD Ciamis dan Tikor BPNT Panumbangan Kompak, Tak Ada Buah-buahan Bantuan untuk Warga yang Busuk

oleh -7 views
Jawaban DPRD

INSIDEN24 – Jawaban Komisi D DPRD Ciamis dan Tim Koordinasi (Tikor) Bantuan Pangan Non-Tunai (BPNT) Kecamatan Panumbangan, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat, kompak. Menurut mereka, tak ada buah-buahan yang busuk dalam program BPNT di Kecamatan Panumbangan, seperti yang dikeluhkan Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Ciamis dalam pemberitaan Insiden24.com sebelumnya.

Pada Selasa (24/8/2021) siang, Komisi D DPRD Ciamis mengunjungi Kecamatan Panumbangan dan melakukan rapat bersama. Beberapa perwakilan E-Warong, TKSK, KPM  hadir. Termasuk Camat Panumbangan yang juga Ketua Tikor BPNT Panumbangan, Asep Khalid Fajri.

Ketua Komisi B DPRD Ciamis H Komar Hermawan, mengatakan, kedatangannya ke Kecamatan Panumbangan tersebut karena mendengar dari media mengenai adanya buah-buahan busuk dalam Program BPNT.

“Saya juga di perintahkan ketua (DPRD) harus memantau, saya ingin tahu kualitas sebenarnya, benar enggak. Tapi dari hasil pertemuan kenyataanya menurut mereka tidak seperti itu (ada buah-buahan BPNT yang busuk),” kata Komar kepada wartawan.

Komar menerangkan, masalah ini yang lebih tahu dan bertanggung jawab di Kecamatan Panumbangan adalah Tikor BPNT Kecamatan Panumbangan.

“Silahkan nanti kalau ada hal-hal yang lain kami juga terbuka,” katanya.

Komar menyebutkan, dalam pertemuan resmi tersebt tidak ada yang mengatakan hal-hal negatif. Artinya, tidak ada yang mengatakan buah-buahan busuk dan mereka menyatakan sudah disortir.

“Tapi kalau kenyataannya nanti ada, artinya Tikor BPNT Panmbangan untuk memberikan peringatan kepada di stributor karena mereka yang bertanggung jawab pendistribusian komiditinya kepada KPM (keluarga penerima manfaat),” katanya.

Komar mengaku, mengenai adanya berita bahwa buah-buahan Program BPNT di Panumbangan tersebut busuk, pihaknya bukan tidak percaya, tapi harus cross check dalam rapat.

“Hasil rapat secara umum tidak ada yang mengatakan buah-buahan busuk karena sudah di sortir. Itu mereka mengatakan dari E-Warong meski tidak semuanya hadir namun hanya perwakilan saja,” ucapnya.

Komar menjelaskan untuk pengawasan kualitas komiditi adalah Komisi B DPRD, namun masalah pendistribusian adalah Komisi D.

“Jadi saya dalam hal pengawasan kualitas, kalau masalah pendistribusian komisi D,” ujarnya.

Jawaban DPRD Ciamis dan Ketua Tikor Panumbangan Kompak, Jangan Hanya Orientasi Keuntungan

Ketua Tikor BPNT Kecamatan Panumbangan Asep Khalid Fajri menyebutkan, kedatangan Komisi B DPRD untuk mengklarifikasi berita-berita di media online yang  menduga KPM di pasok dengan buah-buahan busuk.

“Namun hasil konfirmasi tidak ada KPM yang komplain,” kata Asep yang juga Camat Panumbangan itu.

Asep mengaku  karena selama ini kita memasok mereka itu/KPM dengan sortiran-sortiran melibatkan PKK dan semua unsur.

“Bila ada yang busuk harus di retur dan suplayer siap mengganti karena suplayer juga siap meretur. Kecil kemungkinan buah-buhah yang busuk dikirim ke KPM. Kalau ada yang busuk hanya memar atau bisa jadi karena barangnya banyak, ” katanya.

Kata Asep, Komisi B DPRD Ciamis pun berpesan kepada agen agar lebih meningkatkan pengawasan dan edukasi agar betul-betul melaksanakan pekerjaan dengan baik.

“Jangan hanya orientasi keuntungan saja, tapi bagaimana memberikan sesuatu yang berharga buat para KPM,” ujarnya. (Ceng)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.