Jemput Bola untuk Percepatan Vaksinasi, Agar Segera Memproklamirkan Kemerdekaan dari Covid-19

oleh -6 views
Jemput Bola

INSIDEN24 – Jemput bola untuk percepatan vaksinasi, agar segera memproklamirkan kemerdekaan dari Covid-19.

Ungkapan tersebut disampaikan Kapolda Jabar Irjen Pol Drs H Ahmad Dofiri MSi, saat  kunjungan kerja di wilayah hukum Polres Ciamis,  Minggu (22/8/2021), di Polsek Ciamis, Jalan Jenderal Sudirman Nomor 34 Kabupaten Ciamis.

Kujungan tersebut dalam rangka pengecekan penerapan PPKM dan diskusi penanganan Covid-19.

Kapolda menyampaikan terima kasih kepada semua pihak yang hadir di Mapolsek Ciamis mengenai penanganan Covid-19 di Jawa Barat, salah satunya terkait vaksinasi.

“Rencana ke depanan dalam penangnan Covid-19, Polri-TNI menjadi garda terdepan yang mengajak masyarakat agar melakukan vaksin Covid-19,” ucapnya.

Kata Kapolda, untuk rencana program ke depannya akan ada Sentra Vaksinasi.  Pelaksanaannya dengan memobilisasi masyarakat yang akan mengedepankan peran Babinsa dan Bhabinkamtibmas.

“Kita usahakan tidak mengganggu kegiatan vaksinasi puskesmas.  Hanya Polri-TNI dan pihak swasta pelaksana sentra vaksinasi sehingga dapat mempercepat menuju pencapaian herd immunity,” tuturnya.

Kapolda menegaskan,   harus ada upaya jemput bola untuk percepatan program vaksinasi.

“Sehingga kita dapat sesegera mungkin memproklamirkan kemerdekaan dari Covid 19,” ucapnya.

Jemput Bola untuk Percepaya Vaksinasi,   Masih Ada Masyarakat yang Ragu Divaksin

Keterangan Kapolres Ciamis AKBP Wahyu Broto Narsono Adhi SIK, MSc. Eng, beberapa hal terkait penanganan Covid-19 di wilayah hukum Polres Ciamis. Salah satunya mengenai polemik yang beredar di mata masyarakat bahwa masih saja ada yang ragu divaksin.

“Masyarakat masih saja ada yang menunggu vaksin jenis lain, sehingga membuat mereka bimbang. Sehingga kami berusaha terus meyakinkan masyarakat bahwa vaksin saat ini halal dan aman,” tuturnya.

TambahKapolres, mengenai kebutuhan dosis vaksin Covid-19 untuk wilayah hukum Polres Ciamis masih  kurang. Sebab dengan luas wilayah cukup besar dan banyaknya warga membuat ketersediaan vaksin tidak begitu mencukupi.

“Vaksin yang kami dapatkan, alokasinya untuk dua kabupaten yaitu Ciamis dan Pangandaran. Sedangkan alokasi dari atas sama dengan polres yang lain. Sehingga, Polres Ciamis cenderung mengalami kekurangan vaksin karena pengalokasianya untuk dua Kabupaten,” tuturnya. (Ceng/Rls)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.