Kontroversi Keterlibatan PKK dan Desa pada BPNT, Ketua Tikor Panumbangan Ralat Ucapannya

oleh -6 views
Kontroversi Keterlibatan

INSIDEN24 – Kontroversi keterlibatan pihak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (PKK) dan pihak desa dalam Bantuan Pangan Non-Tunai (BPNT) untuk Keluarga Penerima Manfaat (KPM) di Kecamatan Panumbangan, berlanjut. Bahkan kini Ketua Tim Koordinasi (Tikor) Kecamatan Panumbangan Asep Khalid Fajri meralat ucapannya.

Sebelumnya, Wakil Ketua DPRD Ciamis Sopwan Ismail SPsi, mengkritisi ucapan Asep Khalid yang menyebutkan PKK dan pihak desa terlibat dalam penyortir buah-buahan BPNT untuk KPM.

Asep mengaku mengatakan, saat berkumpul dengan anggota DPRD Ciamis yang melakukan klarifikasi ke wilayahnya dirinya tidak memberikan pernyataan apa-apa.

“Tetapi ketika mereka melakukan konfirmasi ke agen, KPM, dan TKSK (Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan), mereka semua menjawab dengan bahasa mereka,” kata Asep yang juga Camat Panumbangan kepada Insiden24, Sabtu (29/8/2021).

Kemudian, lanjut Asep, mereka menyebutkan tidak ada buah-buahan BPNT yang busuk. “Kata agen bahwa pihak desa itu di berdayakan, PKK itu.

Jadi saya tidak menyebutkan PKK di libatkan dalam peryortiran, itu mah hanya kata agen di Desa Panumbangan,” ucapnya.

Asep mengaku, saat di konfirmasi ke TKSK jadi ia yang mengatakan seolah-oleh PKK dilibatkan.

“Kalau desa-desa lain tidak melibatkan PKK, itu mah hanya Desa Panumbangan. Kemarin yang dapat konfirmasi hanya Desa Panumbangan,” ujarnya.

Kata Asep, bahwa yang memberdayakan itu adalah agen. “Duka melibatkan ibu-ibu saha, karena ketua PKK-nya juga tidak tahu. Saya tidak menyatakan PKK di libatkan,” ujarnya.

Saat di tanyakan apakah PKK dan pihak desa mendapat honor, Asep menjawab tidak tahu dapat honor atau tidaknya.

Pengakuan Asep, seolah-olah dalam rekaman pihaknya menyampaikan hal itu, padahal menurutnya hanya menyampaikan agen yang menyebutkan PKK di libatkan.

“Mungkin saya salah statement dalam rekaman seolah-oleh saya memerintahkan itu. Mungkin saat di wancara rusuh mau pergi, jadi seolah-olah ada PKK yang terlibat mungkin di sana miskomunikasi,” ucapnya.

Kontroversi Keterlibatan PKK dan Desa pada BPNT, Agen E-Warong Bicara

Nunung, agen E-Warong di Desa Panumbangan, mengatakan dalam program itu mungkin PKK membantu menyukseskan program.

“Itu adalah sukarela, jadi tidak semua desa hanya Desa Panumbangan, mungkin desanya membantu menyukseskan program,” ujarnya.

Hal itu pun, lanjut Nunung, tidak selamanya, kadang-kadang membantu apa saja.

“Walau mereka sukarela, hati kecil ada sedikit keingat buat mereka,” ucapnya. (Ceng)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.