Luhut Binsar Pandjaitan Intruksikan Kepala Daerah, TNI, Polri Untuk Waspadai Liburan Nasional dan Upacara Keagamaan

oleh -6 views
Luhut Binsar andjaitan

INSIDEN24 – Luhut Binsar Pandjaitan Menteri Koordinator Maritim dan Investasi, intruksikan Kepala Daerah, TNI, Polri untuk waspadai liburan nasional dan upacara keagamaan.

Penyampaian itu saat rapat evaluasi PPKM Jawa Bali  melalui virtual. Dalam rapat tersebut, ikut juga dari Pemerintah Ciamis di ruang Vidcon Pendopo, Selasa malam (14/9/2021).

Dalam arahannya, Menko Luhut Binsar menyampaikan secara keseluruhan situasi Covid-19 di Indonesia. Terutama, wilayah Jawa Bali yang terus mengalami perbaikan.

Namun, perlu diwaspadai gejala peningkatan kasus konfirmasi dan angka kematian di beberapa Kabupaten/Kota. Itu seperti Bekasi, Kabupaten Cirebon, Sukoharjo, Tegal dan Kabupaten Semarang.

“Situasi Covid-19 yang membaik cukup membuat penurunan level jauh lebih cepat dibandingkan yang diperkirakan. Sementara itu, target vaksinasi dan implementasi peduli lindungi masih tertinggal,” jelasnya.

Oleh karena itu, mulai sejak minggu ini cakupan total vaksinasi dosis 1 dan vaksinasi dosis 1 untuk lansia di tambahkan sebagai penentuan level PPKM.

“Saya minta Gubernur, Walikota Bupati, TNI dan Polri bekerjasama dalam mengakselerasi cakupan vaksinasi, terutama untuk lansia,” paparnya.

Selanjutnya, Luhut juga meminta agar Kepala Daerah dan Forkopimda untuk sama-sama menegakkan protokol kesehatan. Serta, memastikan penggunaan peduli lindungi pada daerah-daerah wisata.

“Saya juga minta ganjil genap untuk kendaraan di terapkan sepanjang jalan. Itu menuju dan dari tempat wisata mulai jum’at sampai dengan minggu,” ungkapnya.

Luhut Binsar Pandjaitan, Perjalanan Intrenasional Akan Diperketat

Menko Marves, syarat perjalanan internasional dari luar negeri ke Indonesia akan di perketat. Yaitu, dengan menerapkan 3x PCR, karantina 8 hari, wajib vaksinasi dan pembatasan pintu masuk untuk memudahkan karantina dan pengawasan.

“Saya juga minta syarat tersebut di jalankan dengan tepat. Itu supaya tidak ada varian baru yang masuk ke Indonesia,” tegasnya.

Lebih lanjut, Ia menerangkan cakupan vaksinasi merupakan syarat utama untuk melakukan transisi hidup bersama Covid-19. Jadi, pandemi ke endemi dengan target minimal vaksinasi 70%.

Sehingga, sampai target vaksinasi tersebut bisa di capai, kombinasi antara pembatasan aktivitas masyarakat. Implementasi 3T yang optimal (+ isoter) dan 3M yang patuh (+ peduli lindungi) harus tetap di pertahankan.

“Saya berharap Gubernur, Walikota Bupati, TNI dan Polri untuk mewaspadai liburan nasional. Itu seperti, event besar atau upacara keagamaan yang melibatkan banyak orang di daerahnya masing-masing. Dipastikan jumlah orangnya dibatasi dan protokol kesehatan dijalankan dengan disiplin,” tuntasnya. (Ceng/Rls)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

No More Posts Available.

No more pages to load.