Ternak Dimangsa Macan Tutul di Kawali dan Cipaku, BKSDA Ciamis Bersama Warga Pasang Kawat Berduri

oleh -9 views
Ternak Dimangsa Macan Tutul

INSIDEN24 – Ternak dimangsa macan tutul di Kecamatan Kawali dan Cipaku Kabupaten Ciamis, Badan Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Ciamis dan warga memasang kawat berduri.

Salah seorang Petugas BKSDA Ciamis Tatang Rustandi, mengatakan, menindaklanjuti keluhan warga Kecamatan Kawali dan Cipaku karena ternaknya di mangsa macan tutul, pihaknya bersama warga melakukan pencegahan dengan cara membuat pengaman untuk hewan peliharaannya.

“Kami memasang pancang bambu mengelilingi kandang, dililit kawat berduri membentuk pagar,” katanya, Rabu (15/9/2021).

Tatang menjelaskan, pemasangan pagar kawat berduri tersebut sebagai antisipasi terjadinya konflik macan tutul dan masyarakat. Tujuannya agar macang tutul tidak memasuki wilayah penduduk dan memakan ternak warga.

” “Kami harapkan dapat mencegah terjadinya hal serupa macan mangsa ternak, ” ujarnya.

Tatang meyampaikan, peristiwa macan memangsa ternak warga sudah beberapa kali terjadi di wilayah tersebut.

Maka upaya mengantisipasinya dengan pemasangan pagar kawat berduri.

“Saat ini luas kawasan teritori macan di Gunung Sawal semakin berkurang.   Kami ketahui itu akibat aktivitas manusia termasuk adanya perburuan babi hutan,” ujarnya.

Tatang menambahkan, penelitian terakhir tahun 2020 BKSDA Ciamis mencatat terdapat 11 ekor macan tutul di kawasan hutan Gunung Sawal. Dalam kurun waktu beberapa tahun ini, macan tutul kerap masuk ke pemukiman penduduk dan memangsa hewan ternak.

“Bahkan beberapa ekor macan pernah tertangkap oleh warga dan warga menyerahkannya ke kami BKSDA Ciamis,” ucapnya.

Warga Kecamatan Kawali, Rahlan (40), mengatakan  adanya macan turun gunung menjadi keresahan warga yang takut bila suatu waktu macan tersebut menyerang manusia. “Macan tersebut cerdas, ada suatu kejadian membuka pagar duri kemudian masuk ke dalam kandang. Kami masih ada khawatir juga, semoga saja tidak terjadi lagi karena sudah ada pemasangan pagar,” ujarnya. (Ceng)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.