Pengolahan Sampah Tidak Enteng, Bisa Berdampak Bencana, Kesehatan dan Sosial

oleh -5 views
Pengolahan Sampah Tidak Enteng

INSIDEN24 – Pengolahan sampah tidak enteng, bisa berdampak bencana, kesehatan dan sosial.

Hal itu kata Bupati Ciamis, H Herdiat Sunarya saat memberikan sambutan pada puncak acara World Cleanup Day (WCD) 2021. Acaranya, Sabtu (18/9/2021) saat di Aula Sekretariat Daerah kabupaten Ciamis.

Herdiat juga menyampaikan, mari bahu-membahu menjaga kebersihan sekitar lingkungan.

“Yakni, dengan mengawali diri kita masing-masing sambil mengajak masyarakat lainnya, niscaya akan terwujud Ciamis bersih,” jelasnya.

Kata Herdiat, permasalahan sampah bukan hal yang enteng. Sebab, sangat penting sekali, terutama di bidang pemerintahan.

“Pengelolaan sampah tidak enteng, kita harus melakukannya, dari mulai pemilahan sampah, pengolahan sampai pembuangan. Oleh karena itu, permasalahan sampah perlu menjadi perhatian dan harus diwaspadai karena bisa berdampak terhadap bencana, kesehatan dan sosial,” jelasnya.

Menurutnya, Kabupaten Ciamis merupakan daerah yang sadar akan kebersihan. Pemkab Ciamis juga saat ini telah berfokus dan melakukan upaya konkret dalam pengelolaan sampah dengan benar dan baik.

Herdiat pun menginstruksikan seluruh Dinas di Kabupaten Ciamis agar ikut serta memberikan edukasi. Serta, sosialisasi kepada seluruh masyarakat akan pentingnya pengelolaan sampah.

“Edukasi terkait pengelolaan sampah yang baik dan benar sangat perlu dilakukan. Hal ini karena penyumbang sampah terbesar berasal dari rumah tangga. Sehingga, pengetahuan akan pemilahan sampah sebelum dibuang ke TPA mesti dipahami dan dibudayakan agar pengelolaannya lebih mudah dan sesuai,” terangnya.

Pengolahan Sampah Tidak Enteng, Bupati Kampanyekan Gerakan Cleanup Day

Bupati Ciamis pun mengkampanyekan gerakan Cleanup Day Kabupaten Ciamis. Isi kampanye tersebut adalah pertama, Cleanup (membersihkan), dengan melakukan cleanup sampah di Kabupaten Ciamis sebagai aktivitas fundamental untuk mengatur kebersihan di lingkungan.

Kedua, pilah sampah dari rumah, melalui kampanye ini sebagai sarana mendidik masyarakat terkait pentingnya memilah sampah dari rumah untuk menanggulangi limbah ke TPA.

Ketiga, digital clean up, mendidik masyarakat terkait bahaya sampah. Yaitu, melalui penggunaan media elektronik untuk pemanfaatan sampah. Itu agar berdampak secara ekonomis melalui berbagai program bank sampah yang telah ada.

“Jadi, limbah sampah, terutama plastik sangat berbahaya dan lama bisa terurainya, kita harus kelola sampah secara baik dan benar. Mari kita bersama-sama mewujudkan Kabupaten Ciamis yang bersih, sehat dan sejahtera warganya,” tuntasnya. (Ceng/Rls)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

No More Posts Available.

No more pages to load.