Temuan BPK-RI Ada Kelebihan Bayar dan Sudah 90% Dikembalikan, Itu Jawaban Kadis DPUPRP Ciamis

oleh -48 views
Temuan

INSIDEN24 – Temuan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI ada kelebihan bayar dan sudah 90% di kembalikan. Hal itu jawaban Kepala Dinas DPUPRP Kabupaten Ciamis Andang Irfan Triyadi kepada wartawan.

Peryataan Andang, dirinya tidak semata-mata menyampaikan informasi kalau tidak ada kenyataannya.

“Kami sebagai evaluasi DPUPRP untuk meningkatkan pelaksanaan  pekerjaan di Kabupaten Ciamis tahun 2021 ini,” katanya, Senin (20/9/2021).

Adang menyampaikan, ada beberapa lokasi kegiatan di wilayah Kabupaten Ciamis.

“Sebetulnya sudah kami rencanakan dan usulkan.  Pengusulanya ada yang melalui DAK dan usulan Jawa Barat, ” ujarnya.

Tambah Andang, tinggal bagaimana usulan tersebut mengadvokasinya. “Mudah-mudahan menjadi doa semuanya, siapa yang tidak mau memperbaiki jalan yang rusak,” katanya.

Pengakuan Andang pihaknya di Ciamis utara dan selatan sama saja di fokuskan. “Pembangunannya ada yang dari DAK , APBD kabupaten  dan keuangan Jawa Barat,” tuturnya.

Prioritas lain, kata Andang, seperti pembangunan di lokasi-lokasi perbatasan karena sebagai wajah Kabupaten Ciamis.

“Jangan sampai ada istilah kalau sampai ke jalan Ciamis yang lagi tidur menjadi bangun,” ucapnya.

Mudah-mudahan, kata Andang, nantinya perbatasan dari  Lakbok, Tambaksari, Panawangan dan Banjaranyar jalannya bagus.

“Sama itu pembangunan, masyarakat bisa merasakan apa  yang di rasakan warga Kabupaten Ciamis, mengenai infrastruktur yang di bangun,” ucapnya.

Saat di tanyakan Gedung Atletik Ciamis, jawab Andang itu kewenanangannya ada di Disbudpora, sekarang sedang pelaksanaan pembangunan.

“Tapi saya sampaikan pada luar konteks karena itu akan di pakai pelaksanaan Porda Jabar Insya Allah tahun ini akan selesai,” ujarnya.

Temuan BPK-RI Ada Kelebihan Bayar , Sudah DPUPRP Tindaklanjuti

Tambah Andang, mengenai tidak lanjut temuan BPK-RI itu temuan dari sisi kelebihan bayar.

“Sudah kami tindak lanjuti dan sudah  90 % ada pengembalian karena ada kelebihan bayar dan kelebihan volume saja,” ujarnya.

Kelebihan volumenya kata Andang, apa yang telah di hitung BPK-RI denga yang DPUPRP hitung.

“Rata-rata per paketnya ada yang Rp 17 juta, Rp 50 juta dan maksimal ada Rp100 juta, itu tergantung paketnya, ” katanya.

Andang menyebutkan, mengenai segi pengawasan, tentunya sebagai evaluasi.

“Karena dalam segi personil kami juga terbatas, meski kami menggunakan jasa konsultan. Tapi itu tadi ada dua pekerjaan pengawasnya satu orang, tapi setiap kegiatan tetap kami monitoring. Perasaan saya setiap Rabu- Sabtu sering menitoring,” katanya. (Ceng)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

No More Posts Available.

No more pages to load.