Order Narkoba Lewat Online, Lima Pelaku Diciduk Polisi,  Salah Satunya Penjual Es Kelapa

oleh -1 views
Order Narkoba Lewat Online

INSIDEN24 – Order narkoba lewat online, lima pelaku diciduk polisi dari Polres Tasikmalaya, salah satunya penjual es kelapa muda.

Senin (20/9/2021)  pagi hal itu diekspos di halaman Polres Tasikmalaya langsung oleh Kapolres Tasikmalaya AKBP Rimsyahtono. Kelimanya pengedar narkoba jenis Hexymer dan tembakau sintetis yang diedarkan di wilayah Kabupaten Tasikmalaya.

Data kepolisian, lima pelaku itu pertama adalah Erp alias Bucek, warga Kampung Tenjosari Desa Cikukulu Kecamatan Karangnunggal. Dari pelaku, polisi berhasil menyita 98 butir Hexymer dan uang hasil penjualan Rp 200 ribu.

Kedua, dari San, warga Kampung Kahuripan Keluruhan Cigantang Kecamatan Mangkubumi Kota Tasikmalaya, di amankan 129 butir Hexymer.

Ketiga, Jih alias Cacing asal Kampung Babakan Gintung, Desa Karangmekar Kecamatan Karangnunggal. Dari tangan pelaku ada 5,56 gram narkotika jenis tembakau sintetis.

Kemudian, Izl asal Kampung Cigorowong Desa Cintajaya Kecamatan Tanjungjaya, dengan membawa 5,07 gram tembakau sintetis. Serta, Dik asal Kampung Nangreu Desa Sirnagalih Kecamatan Bantarkalong. Dari tangan pelaku di sita1.000 butir Hexymer dan 100 butir tramadol.

Kapolres Tasikmalaya AKBP Rimsyahtono SIK MM CPHR, mengatakan, lima orang pelaku itu pengedar narkotika jenis Hexymer, dan tembakau sintetis juga tramadol.

“Kami amankan ribuan Hexymer dan tembakau sintetis atau gorila. Kelima pelaku semuanya adalah pengedar. Ada yang menarik, ada pelaku yang juga menjual kelapa sekaligus mengedarkan narkoba,” katanya.

Kapolres menambahkan, kasus penangkapan pelaku pengedar narkoba ini akan di dalami oleh Satnarkoba.

“Kami akan bekerja sama dengan pihak pengiriman online, minimal yang mengantar atau kurirnya. Karena pelaku ini pesan narkoba lewat online,” ujarnya.

Pada intinya, tambah dia, penyelidikan akan di lakukan ketika ada yang mencurigakan. Untuk menelusuri siapa orang atau kelompok yang menjual narkotika ini.

Untuk sasaran penjualannya, tambah dia, adalah remaja dan sebagian ada yang sudah berkeluarga.

“Kami ketahui pelaku mengedarkan dan menjual pil Hexymer satu butir Rp 10 ribu kepada pelanggannya,” tuturnya. (Ceng/Rls)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.