Pelarian Buronan Kasus Pembunuhan di Pangandaran Tertangkap dan Kakinya Ditembak Polisi 

oleh -2 views
Pelarian Buronan Kasus Pembunuhan  

INSIDEN24 – Pelarian buronan kasus pembunuhan di Pangandaran tertangkap di Kabupaten Cirebon, kakinya dihadiahi timah panas.

Pada Jumat (24/9) pagi, Polres Ciamis melakukan Konferensi Pres di Media Center Mapolres Ciamis. Pelaku, NW (24) warga Kabupaten Sukabumi, kini mendekam di Sel Tahanan Polres Ciamis.

Kapolres Ciamis, AKBP Wahyu Broto Narsono Adhi menyampaikan pelarian buronan kasus pembunuhan yang bisa tertangkap tersebut.

“Jadi, kami tangkap di Cirebon pada tanggal 11 September 2021. Bahkan, pelaku juga sempat melawan petugas. Maka, kami terpaksa menembak kakinya,” jelasnya.

Kapolres juga menjelaskan, sebelum berhasil ditangkap, tersangka melarikan diri keluar kota. Itu mulai dari Subang hingga ke Jakarta. “Namun, anggota kami terus mengejar, hingga akhirnya bisa kita tangkap,” jelasnya.

Penjelasan Kapolres, penganiyaan pelaku  itu awalnya karena cemburu dan dalam pengaruh minuman keras. Kejadian tersebut terjadi hanya sesaat ketika tersangka menunggu pasangannya yang tiba di sebuah warung kopi wilayah Rekel Kalipucang.

Kejadiannya, tanggal 24 Agustus 202q kemarin di sebuah warung kopi daerah Regel Kalipucang. Saat itu, pelaku sedang menunggu teman wanitanya. Setelah lama menunggu, teman wanitanya pun akhirnya datang, tetPi bersama Nunu (korban 1).

“Karena terbakar cemburu, sebab teman wanitanya datang bersama orang lain. Maka, tersangka menyerang korban 1 dengan memukulkan botol bir ke kepala,” terangnya.

Tambah Kapolres, saat terjadi pertengkaran, datanglah korban 2 atas nama Nurdin untuk melerai. Namun, karena tersangka terpengaruh alkohol, tersangka malah menyerang Nurdin. Bahkan, menendang uluh hatinya hingga terjatuh dan tak sadarkan diri.

“Kemudian, saat dibawa ke Puskesmas terdekat, korban (Nurdin) sudah tidak bernyawa,” jelasnya.

Kapolres juga menuturkan, tersangka tersebut tidak ada motif dalam pembunuhan. Tersangka hanya dalam pengaruh minuman keras. Serta, cemburu melakukan penyerangan kepada kedua korban yang salah satunya mengakibatkan meninggal dunia.

“Maka, kita jerat tersangka Pasal 351 ayat (3) KUHPidana dengan ancaman hukuman 7 tahun penjara,” tuntasnya. (Ceng/Rls)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.