Ilma Sripa Terpilih Secara Voting Jadi Ketua KOPRI PC PMII Ciamis 

oleh -11 views
Ilma Sripa

INSIDEN24 – Ilma Sripa terpilih secara voting jadi Ketua Korps PMII Putri (KOPRI) PC Pergeraan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Kabupaten Ciamis, Jawa Barat.

Tepatnya, setelah terselenggaranya KONFERCAB XV pada 25-26 September 2021. Lokasinya, bertempat di Wisma Atlet Kabupten Ciamis.

Maka, itu berakhirnya pula kepengurusan PMII dan KOPRI periode 2019/2020 dalam pimpinan Sahabat Muhamad Irsal Alwi dan Sahabati Riska Putri yang kemudian meregenerasiñkan jabatannya.

Khususnya, kepada Sahabat Fajar satria dan Sahabati Ilma Sripa Nurmila secara voting oleh Komisariat-Komisariat PMII yang ada di Kabupaten Ciamis-Pangandaran.

Ilma Sripa selaku Ketua Umum KOPRI PC PMII Kabupaten Ciamis mengatakan selama ini, kita terlalu sibuk berlomba dengan sesama.

“Bahkan, kita juga lupa jika gerakan kita sama. Kita dari keluarga yang sama,” jelas Ilma.

Tambah Ilma, selama ini, terlalu mengonsumsi feminis-feminis text Kota Metropolitan yang seakan semua perempuan harus menandingi perempuan yang lain.

“Aku adalah perempuan, aku harus lebih unggul dari perempuan lainnya. Semua perempuan salah, hanya akulah yang benar. Begitulah orang-orang awam yang baru belajar tentang gender dan tersesat diantara text metropolis,” jelasnya.

Bahkan, kata Ilma, boomerang ini terjadi pada KOPRI, KOPRI yang secara kuantitas sudah terlampau banyak. Namun, kenapa hanya segelintir orang saja yang mengenal KOPRI. Contohnya, dari yang kita lakukan waktu kontestasi yang dilakukan saat KONFERCAB XV PC Ciamis ini.

“Ini bisa jadi adalah pertunjukkan sebuah tesis dari perlakuan kita tentang sikap KOPRI selama ini,” jelasnya

Kata Ilma, jumlah yang banyak tetapi masing-masing dari mereka merasa harus bersaing. KOPRI A bersaing dengan KOPRI B. KOPRI B merasa lebih hebat dari KOPRI C dan hasilnya KOPRI C merasa disaingi dan kembali bersaing dengan KOPRI B.

“Begitu seterusnya, tidak ada masing-masing dari kita ingin menggabungkan suatu gerakan. Tentunya, yang bisa menjadi role model (setidaknya) bagi gerakan-gerakan perempuan lainnya,” tuntasnya. (Ceng/Rls)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.