Keluarga Korban Tragedi Susur Sungai di Ciamis Curhat, Minta Pihak MTs Harapan Baru Bertanggung Jawab

oleh -2 views
Keluarga Korban Tragedi Susur Sungai

INSIDEN24 – Keluarga korban Tragedi Susur Sungai di Ciamis curhat. Diantaranya ada yang menyebutkan bahwa pihak sekolah yaitu MTs Harapan Baru  harus bertanggung jawab.

Pada Selasa (19/10/2021) siang, salah satu keluarga korban tenggelam datang ke lokasi Leuwi Ili Sungai Cileueur, Desa Utama, Kecamatan Cijeungjing, Kabupaten Ciamis. Mereka adalah  keluarga  Almarhum Fatah Fathurrasya (12), warga Jalan Kramat Pulo Dalam, Jakarta Pusat.

Pantauan Insiden24.com, mereka menaburkan  bunga dan mengucurkan air di lokasi. Keluarga berziarah dan berdoa di lokasi kejadian tersebut.

Keterangan keluarga Almarhum Fatah, yakni paman korban, Hendar,  jelas-jelas dalam kejadian itu pihak sekolah mengabaikan keamanan dan keselamatan siswanya.

“Namanya kegiatan  harus ada persiapan segalanya,” ucapnya.

Hendar mecontohnya, latihan TNI juga sebelumnya dilakukan survey ke lokasi, keamanan persiapan, dan pengecekan personil. Bahkan setelah pulang pengecekan personil dengan teliti.

“Saya juga heran kegiatan kemarin apakah ada pengecekan secara  personil. Saya tidak tahu, justru beritanya juga sumpang siur,” tuturnya.

Keluarga Korban Tragedi Susur Sungai di Ciamis Curhat, Yayasan Harus Inisiatif Kumpulkan Keluarga Korban

Penegasakan Hendar, jelas yang harus bertanggung jawab atas kejadian ini pihak sekolah dan penyelenggara.

“Saya mengharapkan pihak kepolisian mengusut tuntas siapa yang bertanggung jawab,” katanya.

Lanjut Hendar, kalau  memang sudah takdir dan keluarga menerima, ia mohon kepada pihak yayasan sekolah, bisa inisiatif mengumpulkan semua keluarga yang menjadi korban.

“Tetapi selain secara organisasi yayasan minta maaf, orangtua korban juga dikumpulkan,” ujarnya.

Hendar menyampaikan, mungkin kalau sudah bertemu dari pihak keluarga bisa menyampaikan aspirasi. Serta pihak yayasan minta maaf, atau pihak keluarga yang balik meminta maaf karena menitipkan di yayasan.

“Mungkin anak saya ada kesalahan selama belajar, jadi ada timbal baliknya,” ujarnya.

Keterangan lain dari Kabag Humas Polres Ciamis Iptu Magdalena, saat ini pihaknya masih tahap penyelidikan, masih pemeriksaan saksi warga dan pihak sekolah.

“Kami belum menetapkan tersangka karena sedang penyelidikan intensif,” tuturnya, Selasa (19/10/2021). (Ceng)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.