Korban DBD di Ciamis Mulai Berjatuhan, Hingga Dirawat di RSPB

oleh -4 views
Korban DBD

INSIDEN24 – Korban DBD (Demam Berdarah Dengue) di Ciamis mulai berjatuhan. Sejumlah orang dirawat di Rumah Sakit Permata Bunda (RSPB) Ciamis.

Seperti dialami Keysa Nada (15), anak dari  Yosep, warga Dusun  Pasir Peuteuy  RT 01 RW 01 Desa Pawindan Kecamatan Ciamis, Kabupaten Ciamis. Sudah dua hari ia mengalami demam, muntah dan badan lemas hingga dirawat di RSPB Ciamis

Pengakuan Yosep ada dua harian ini anaknya  mengalami lemas, demam dan muntah-muntah. Karena takut  kenapa-kenapa ia di bawa langsung ke RSPB Ciamis.

“Hasil pemeriksaan ternyata kena DBD, saya jelas kaget, makanya memutuskan di rawat inap di RSPB,” ucapnya.

Kata Yosep, baru pertama kali anaknya terkena DBD. Ia bertanya-tanya di kampungnya baru anakna yang kena penyakit itu.

“Ternyata setelah di RSPB saya tanya-tanya banyak yang senasib dengan anak saya terkena DBD,” ucapnya.

Ungkap Yosep, mungkin karena saat ini cuaca lagi musim  hujan dan sarang nyamuk banyak.

“Makanya nanti saya akan  lebih intensif beres-beres barang bekas, takut ada nyamuk bersarang. Harapan say juga kepada pemerintah ada foging ke kampung, agar tidak ada lagi korban yang kena DBD, ” tuturnya.

Korban DBD di Ciamis Meningkat

Sementara itu keterangan Dokter RSPB dr Kartika, pada bulan Oktober ini memang kasus DBD mengalami peningkatan.  Perbandingannya sebulan kebelakang 2 sampai 3 kasus yang masuk ke RSPB.

“Namun sebulan ini 9 sampai 11 orang yang kena dan mendapatkan perawatan. Artinya musim hujan ini memang mengalami peningkatan,” ujarnya.

Lanjut Kartika, warga yang terkena DBD ada yang berusia dewasa dan usia muda juga. Dengan keluhan beragam, ada yang lemas pusing, pegal, ada yang muntah dan demam juga. Tapi bintik-bintik tidak ada, namun karena trombositnya menurun setelah menjalani pemeriksaan ternyata kena DBD.

“Artinya kami himbau  kepada masyarakat kalau ada keluhan apapun segara periksakan. Khawatir terkena DBD, karena kalau tidak memeriksakan trombositnya malahan turun,” ucapnya.

Himbau Kartika, pada intinya jangan sampai membiarkan berobat tanpa sepengetahuan dokter.

“Lebih cepat lebih baik  memeriksakan langsung ke RS terdekat ,” ucapnya. (Ceng)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.