Beberapa Kali M Kace Tertidur di Persidangan Karena Kadar Gula Darahnya Tinggi 

oleh -46 views
Beberapa Kali M Kace Tertidur di Persidangan

INSIDEN24 – Beberapa kali M Kace tertidur di persidangan, karena gula darahnya tinggi.

Pada, Kamis (2/2/2021) pagi di PN Ciamis, masih pembacaan dakwaan oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU).

Menurut pantuan insiden24.com, sekitar pukul 09.00 WIB dari JPU menyiarkan 385 halaman berkas dakwaan. Dalam pembacaan, jaksa bergantian membaca berkas dakwaan mengingat jumlahnya yang cukup banyak. Sampai sekitar pukul 12.00 WIB, sidang diskors karena sudah memasuki waktu salat duhur.

Dari kuasa hukum M Kace, Martin Lukas Simanjuntak SH menyatakan, terdakwa tersebut sedang dalam kedaan sakit.

“Kondisi klien saya yang sedang tidak sehat. Kadar gula darahnya tinggi sampai 291mg/dL. Namun, pada bahan pemeriksaan terbaru sampai 441 mg/dL,” paparnya.

Martin mengaku heran dengan kadar gula darah tinggi. Namun, M Kace dinyatakan sehat oleh dokter.

“Justru aneh, kadar gula dalam tubuh tinggi seperti itu bisa ada keluar surat keterangan sehat. Bahkan, bisa melanjutkan persidangan,” jelasnya.

Beberapa Kali M Kace Ditegor Hakim

Keterangan Martin, dari penyebab gula darah tinggi  justru terdakwa beberapa kali tertidur di persidangan.

“Saya berikut hakim juga menegur terdakwa. Itu agar bisa fokus mendengarkan dakwaan saat sidang,” jelasnya.

Martin menerangkan, dakwaan dari jaksa penuntut umum jumlahnya sebanyak 385 halaman. Jadi, tidak memungkinkan orang dengan kadar gula darah tinggi harus mendengar dakwaan setebal itu.

“Saya juga bilang kedepankan hak-hak manusia sesuai hak azasi manusia. Itu dengan hak-hak secara hukum yang sudah diatur KUHP,” tuntasnya.

Keterangan Panitera PN Ciamis, Jaya Bhakti bahwa terdakwa M Kace menjalani sidang dengan nomor perkara 186/Pid.Sus/2021/PN Ciamis.

“M Kace diancam Pasal 14 Ayat 2 Undang-undang RI nomor 1 tahun 1946 tentang Peraturan Hukum Pidana juncto Pasal 64 Ayat 1 KUHP,” paparnya.

Jelas Jaya, kemudian Pasal 45 A Ayat 2 juncto Pasal 28 Ayat 2 Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik. Sebagaimana telah di ubah dan di tambah dengan Undang-Undang No. 19 Tahun 2016.

“Tentang perubahan atas Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik juncto Pasal 64 ayat 1 KUHP. M Kace juga di ancam Pasal 156 KUHP jo Pasal 64 Ayat 1 KUHP,” tuntasnya. (Ceng)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.