Temui Janda Berujung Maut Dimassa, Lima Orang Jadi Tersangka 

oleh -67 views
Temui Janda Berujung Maut

INSIDEN24 – Temui janda berujung maut dimassa, lima orang ditetapkan kepolisian Polres Tasikmalaya jadi tersangka.

Eksposnya, Rabu (1/12/2021) di Polres Tasikmalaya, terkait kasus kematian Uci Sanusi Pane (50) warga Barengkok, Desa Payiaran, Kecamatan Cilakong.

Data dari kepolisian, dari total 35 orang warga yang sempat di amankan, hasilnya lima orang jadi tersangka. Lima orang pelaku itu, P alias C (31), S alias L(21), S (54), MI (34) dan M (54). Semuanya warga Kampung Bantarpari, Desa Sindangjaya Kecamatan Cikalong.

Kapolres Tasikmalaya, AKBP Rimsyahtono menyampaikan, telah menetapkan lima tersangka dari kasus pengeroyokan di Cikalong. Pertama, pelaku P alias C (31) dan S alias L (21) yang perannya melakukan pemukulan dan pengeroyokan bergantian. Mereka menggunakan balok kayu ke bagian kepala belakang, dada dan perut korban.

“Sementara, peran S, MI dan M yang diantaranya sebagai ketua RT dan Linmas menganjurkan untuk menghabisi dan membunuh korban,” jelasnya.

Kata Kapolres, ada dua orang yang memukul korban dengan balok. Sementara, tiga lainnya yang diantaranya Pak RT dan Linmas turut serta dalam kejadian tersebut.

“Sementara, 30 orang warga di kembalikan dan di pulangkan ke asalnya ke Kecamatan Cikalong. Alasannya, sesuai dengan fakta dan hasil keterangan, mereka tidak terlibat dan statusnya hanya sebagai saksi-saksi,” jelasnya.

Kapolres juga mengimbau masyarakat agar jangan main hakim sendiri. Sebab, yang awalnya ingin niat baik, tetapi salah jalan, maka akibatnya jadi seperti ini.

“Jangan sekali kali berbuat kekerasan. Maka, serahkan pada kami kalau ada hal seperti itu, jangan main hakim sendiri,” ucapnya.

Lanjut Kapolres, hasil otopsi di RSUD dokter Soekardjo, ditemukan di bagian luka akibat benturan benda tumpul atau kayu di kepala bagian belakang, dada dan perut.

“Jadi, korban dihantam menggunakan balok kayu oleh pelaku sehingga meninggal dunia. Maka, kita imbau kepada masyarakat, apapun permasalahan harus di selesaikan dengan baik-baik dan dengan kepala dingin serta tidak dengan emosi,” tegasnya.

Temui Janda Berujung Maut, Ini Peyebabnya

Penjelasan Kasat Reskrim Polres Tasikmalaya, AKP Dian Pornomo SIK MH, untuk modus operandi tersangka melakukan pengeroyokan karena kesal dan emosi dengan korban. Sebab, korban berbuat onar dengan mengancam warga akan membakar rumah saat mencari Sunarti, teman wanitanya.

“Korban juga telah meresahkan warga karena akan mengancam membakar salah satu rumah. Serta, mengancam mau menculik satu per satu warga,” paparnya.

Kapolres juga menyampaikan, adapun barang bukti yang di amankan, dua unit sepeda motor, dua potong kaos lengan pendek dan satu potong celana panjang. Serta, sisanya dua batang kayu dan satu pasang sandal warna hitam.

“Dua pelaku utama, P alias C (31) dan S alias L (21) yang melakukan pemukulan dan pengeroyokan bergantian. Keduanya kena pasal 170 ayat (2) ke-3 KUH Pidana Jo Pasal 55. Maka, ancamannya hukuman 12 tahun penjara,” tegasnya.

Kata Kasat, adapun S, MI dan M yang menganjurkan untuk menghabisi dan membunuh korban. “Maka, untuk pengenaan pasalnya sama. Yakni, dengan hukuman lebih ringan di bawah 12 tahun penjara,” tandasnya. (Ceng/Rls)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

No More Posts Available.

No more pages to load.