Risma Jadi Trending Topic usai Paksa Bocah Tunarungu Berbicara

oleh -40 views
risma memaksa bocah tunarungu berbicara
Foto: tangkapan layar twitter @Kementerian Sosial RI Menteri Sosial Tri Rismaharini saat memberi sambutan dalam acara Hari Disabilitas Internasional 2021.

Saat acara peringatan Hari Disabilitas Internasional, Menteri Sosial Tri Rismaharini memaksa bocah tunarungu untuk berbicara hingga nama pria yang akrab disapa Risma ini menjadi trending topic.

Diketahui, Mensos Tri Rismaharini dikritik penyandang disabilitas karena meminta penyandang tunarungu untuk berbicara di Hari Disabilitas Internasional itu, Rabu (1/12/2021).

Kritik dari penyandang disabilitas tunarungu bernama Stefan mengatakan, bahasa isyarat sangat penting bagi penyandang tunarungu, bahkan ia menyamainya seperti harta.

Penyandang disabilitas rungu wicara dan autisme bernama Anfield Wibowo berdiri di atas panggung bersama Mensos Tri Rismaharini,

Kemudian Risma mengajak seorang penyandang disabilitas tunarungu wicara lain bernama Aldi ke atas panggung.

Inilah kutipan pembicaraan Mensos Tri Rismaharini kepada Aldi penyandang disabilitas tunarungu wicara

“Aldi, ini ibu. Kamu sekarang harus bicara, kamu bisa bicara. Ibu paksa kamu untuk bicara. Ibu nanam… eh melukis, tadi melukis pohon, ini pohon kehidupan. Aldi ini pohon kehidupan. Ibu lukis hanya sedikit tadi dilanjutkan oleh temanmu Anfield. Nah, Aldi, yang ibu ingin sampaikan, kamu punya di dalam, apa namanya, pikiranmu, kamu harus sampaikan ke ibu, apa pikiranmu,” ucap Risma.

“Kamu sekarang, ibu minta bicara, nggak pakai alat. Kamu bisa bicara,” imbuh Risma.

Risma terus meminta Aldi berbicara tanpa menggunakan alat bantu, lantas Aldi tampak mencoba berbicara tapi suaranya lirih.

Kemudian setelah ada seorang perwakilan dari Gerakan untuk Kesejahteraan tunarungu Indonesia (Gerkatin) naik ke panggung untuk menerangkan bahwa anak tuli itu memang menggunakan alat bantu dengar tapi tidak untuk kemudian dipaksa bicara.

Penjelasan Risma

Risma pun memberikan penjelasan kembali yang kutipannya sebagai berikut:

“Stefan, ibu tidak… ibu tidak mengurangi bahasa isyarat, tapi kamu tahu Tuhan itu memberikan mulut, memberikan telinga, memberikan mata kepada kita. Yang ingin ibu ajarkan kepada kalian terutama anak-anak yang dia menggunakan alat bantu dengar sebetulnya tidak mesti dia bisa, sebetulnya tidak mesti bisu. Jadi karena itu kenapa ibu paksa kalian untuk bicara? Ibu paksa memang, supaya kita bisa memaksimalkan pemberian Tuhan kepada kita, mulut, mata, telinga. Jadi ibu tidak melarang menggunakan bahasa isyarat tapi kalau kamu bisa bicara maka itu akan lebih baik lagi,” kata Risma.

Dari pembicaraan Risma dengan penyandang disabilitas tunarungu wicara itu, nama Bu Risma pun trending topic dibicarakan sejumlah warganet di jagat maya terkait Menteri Sosial, Tri Rismaharini yang memaksa anak tuli untuk berbicara di depan banyak orang.

Risma mengaku pada saat acara itu diriya hanya ingin anak itu belajar mengucapkan kata, setidaknya berujar ‘tolong’.

Menurut Risma, dirinya terinspirasi melakukan hal itu, karena teringat pengalamannya saat menjadi Wali Kota Surabaya dulu.

Ketika itu kata Risma, ada seorang anak tunarungu diperkosa. Tapi, anak tersebut tak bisa berteriak minta tolong nah Itulah ia sedih.

“Kenapa saya mengajarkan anak disabilitas di acara tersebut untuk berbicara. Minimal dia bisa bilang ‘tolong’,” jelas Risma. (Aln)***

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.