Tim Kuasa Hukum M Kace Mengaku Sekali Datangi Sidang di PN Ciamis Habiskan Rp 30 Juta

oleh -74 views
Tim Kuasa Hukum M Kace

INSIDEN24 – Tim kuasa hukum M Kace mengaku sekali datangi sidang di Pengadilan Negeri (PN) Ciamis,  habiskan Rp 30 juta.

Hal itu dikatakan Penasehat Hukum Kace, Kamarudin Simanjuntak SH, MH, kepada wartawan di halaman PN Ciamis.

Kata Kamarudin, dalam sidang Kace di Ciamis ini pihaknya banyak pengorbanannya.

“Saya tiga tim kuasa hukum rombongan setiap minggu bolak balik Jakarta-Ciamis ini memerlukan anggaran lumayan besar. Saya habiskan anggaran tiga rombongan pakai tiga mobil total habiskan anggaran Rp 30 juta, ” ujar Kamarudin, Kamis (9/12/2021) seusai sidang dengan agenda penyampaian keberatan dari terdakwa atau kuasa hukum atas dakwaan Jaksa Penuntut Umum.

Kamarudin merinci, uang habis Rp 30 juta itu dari mulai BBM pakai Pertamak DX  kali tiga mobil masing-masing sekali berangkat Rp 700 ribu. Belum makan, hotel dan keperluan lainnya.

“Pokoknya satu kendaraan bawa rombongan habis Rp 10 juta tinggal kalikan saja tiga kendaraan, habis Rp 30 juta. Saya tidak bohong itu ril adanya,” ujarnya.

Kata Kamarudin, dengan sidang setiap minggu, kalau sidangnya terus-menerus bisa menghabikan uang Rp 1 miliar lebih.

“Jadi menghadiri sidang itu ongkosnya besar, kalau dibelikan mobil bisa kebeli mobil mewah,” kata Kamarudin sambil tersenyum.

Menurut Kamarudin, tidak seharunya sidang Kace di Ciamis, sehingga timnya tak harus bolak-balik Jakarta- Ciamis.

“Meski begitu kami akan terus berusaha maksimal membela  Kace,” katanya.

Tambah Kamarudin, mengenai sangkaan kepada terdakwa yakni penodaan agama, menurutnya penodaan agama tidak bisa langsung diproses secara hukum, justru harus ada dulu peringatan atau somasi dari pemerintah.

“Tentu peringatan atau somasi dari Menteri Agama, Menteri Dalam Negeri, Jaksa Agung dan Kapolri,” katanya.

Tutur Kamarudin, seseorang berceramah atau berkhotbah, kemudian ceramahnya itu dinilai merugikan orang lain,

haruslah orang tersebut diberi peringatan terlebih dahulu atau diberi warning. “Bahwa tidak boleh ceramah seperti itu,” katanya. (Ceng)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.