Anggota DPRD Ciamis  Geram, Liburan Rombongan Diskominfo ke Dieng Langgar Prokes

oleh -40 views
Anggota DPRD Ciamis 

INSIDEN24 – Anggota DPRD Ciamis Yogi Permadi geram karena liburan rombongan Diskominfo Ciamis ke Dieng, Wonosobo, Jawa Tengah, melanggar prokes (protokol kesehatan).

Pantuan Insiden24.com, Senin (13/12/2021) siang di Halaman Diskominfo Ciamis, terlihat semua karyawan yang melaksanakan acara Ulin Bareng ka Dieng sudah kembali beraktivitas dan masuk kantor seperti biasa.

Hal itu terlihat dari deretan sepeda motor dan ada mobil dinas. Padahal mereka sudah banyak bertemu banyak orang, namun sampai di Ciamis mereka tidak mejalankan karantina secara aturan protokol kesehatan.

Anggota DPRD Ciamis dari Komisi D Yogi Permadi mengatakan, setelah liburan rombongan Diskominfo dari Dieng ternyata mereka tidak menjalani karantina.

“Padahal mereka habis pulang liburan dari luar kota saat situasi masih dalam pandemi Covid-19.  Seharusnya mereka menjalankan karantina sebelum beraktivitas namun kenyataannya mereka langsung kerja,” katanya.

Yogi menduga, jangan -jangan semua SKPD melakukan modus yang sama pada akhir tahun melakukan perjalanan dinas.  Namun kenyataannya ada yang terang-terangan liburan seperti Diskominfo dengan alasan uang pribadi patungan.

“Bisa saja ada yang perjalanan dinas modusnya seperti itu. Karena disinyalir ada beberapa SKPD yang diduga menghabiskan angaran dengan pergi keluar kota,” ucapnya.

Kata Yogi, modusnya bisa beragam, bisa saja studi banding, padaha bukan. “Jadi banyak intrik untuk mengakali menghabiskan anggaran di setiap SKPD tersebut,” ujarnya.

Yogi menggarisbawahi, bahwa kata Kadis Diskominfo acara ke Dieng itu anggaran pribadi. Namun terlepas anggaran pribadi atau APBD, yang jadi persoalkan lebih mendasar adalah melanggar prokes.

“Sekarang dalam pandemi Corona, seharusnya pas pulang dari Dieng di karantina tidak langsung bekerja,” ucapnya.

Saat dikonfirmasi kepada Kepala Diskominfo Ciamis Drs H Dondon Rudiana melalui aplikasi WhatsApp menanyakan apakah pulang dari Dieng ada proses karantina atau langsung kerja, sampai berita ini diturunakan tidak ada jawaban sama sekali, meski sudah ceklis dua tanda dibaca. (Ceng)*

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.