Dulu Pekerja Serabutan, Huda Kini Jadi YouTuber dan Hasilkan Banyak Uang

oleh -322 views

INSIDEN24 – Pekerja serabutan bernama Huda (30), warga Kecamatan Taraju, Kabupaten Tasikmalaya, sukses menjadi YouTuber hingga menghasilkan uang.

Kisah itu diceritakan Huda selaku pemilik channel Niat Kuring. Ia mengaku dulu sebagai pekerja serabutan, bahkan  pernah menjadi tukang foto keliling dari kampung ke kampung.

“Hingga saya tertarik pada YouTube dan menggelutinya dari tahun 2009, secara bertahap,” paparnya kepada Insiden24, Selasa (14/12/2021).

Huda mengaku, menjadi YouTuber adalah sarana untuk penyaluran hobi meliput dan menyunting video. Sebab, kata dia, setiap orang pastinya memiliki bakat atau kemampuan tersendiri.

“Maka saya bisa mengaplikasikan bakat saya ini melalui YouTube,” ujar Huda kepada Insiden24 di rumahnya di Kampung Sukatinggal, Desa Deudeul, Kecamatan Taraju, Kabupaten Tasikmalaya, Selasa.

Huda mengisahkan, awalnya keluarga dan istrinya, Silvya (25), meragukan profesi Huda menjadi YouTuber. Namun Huda terus meyakinkan istri dan keluarganya bahwa profesi ini bisa menghasilkan uang.

Alhamdulillah istri sangat mendukung dengan baik, kebetulan waktu itu saya nganggur dan istri yang kerja. Jadi istri saya yang memberikan modal awal untuk kuota dan perlengkapan untuk bikin konten lainnya,” paparnya.

Lebih lanjut Huda mengatakan, pada proses perjalanannya, keyakinan sang istri terhadap profesi YouTuber kembali luntur setelah dalam waktu lima bulan, Huda belum bisa menghasilkan uang.

“Namun saya masih semangat terus berusaha mempelajari lagi tentang YouTube.  Hingga hasil kerja membuahkan hasil dari channel YouTuber saat ini sudah bisa menghasilkan pendapatan sekitar Rp 28 juta per bulan,” ungkapnya.

Konten Channel Youtube “Niat Kuring”

Huda menjelaskan, konten YouTube “Niat Kuring” berfokus pada alam pedesaan karena dirinya sangat senang sekali dengan suasana pedesaan. Konten YouTube-nya bisa memberikan informasi tentang keindahan alam, khususnya di Taraju dan daerah lain yang ada di Kabupaten Tasikmalaya.

“Selebihnya bisa bersilaturahmi dengan banyak orang,”paparnya.

Huda mengaku kadang suka sangat sedih ketika membikin konten dan bertemu dengan orang yang hidupnya bisa dikatakan kurang mampu. Seperti rumahnya yang reyot dan hampir rubuh.

“Dari keprihatinan itu saya memutuskan menyisihkan dari gaji YouTube untuk disumbangkan kepada mereka yang memang layak membutuhkannya,” jelasnya.

Lanjut Huda, meskipun belum bisa memberikan bantuan kepada mereka semuanya secara merata, namun ia berharap apa yang dilakukannya bisa meringankan beban mereka yang mengalami kesulitan ekonomi.

“Karena saat ini gaji dari YouTube masih dibagi dengan operasional dan kebutuhan di rumah,” jelasnya.

Tips perbanyak penonton

Huda sedikit berbagi tentang tips menjadi YiouTuber yang sukses dan bisa mendatangkan banyak penonton.

Pertama adalah keberanian. Menurut Huda, menjadi YouTuber adalah harus berani berbicara di depan banyak orang. Tips kedua adalah ulet dan konsisten.

Tips ketiga adalah buatlah konten sesuai dengan bakat dan kemampuan. Misalnya, jika memiliki bakat di bidang musik, maka bisa membuat konten video tentang musik. Begitu juga dengan bakat lainnya yang dimiliki.

“Jadi untuk Youtuber pemula seperti saya, tetap semangat, tekun, fokus dan konsisten, insya’allah akan berhasil, karena semuanya bertahap,” tuturnya.

Huda mengingatkan kepada para YouTuber pemula yang baru terjun di dunia Youtube, agar sukses dalam membuat konten tentukan dulu konten apa yang memang disukai, dan usahkan selalu ada waktu untuk konten itu.

“Buatlah konten yang setidaknya ada sedikit manfaat bagi orang lain, itu bisa menunjang kenaikan penontonnya dan banyak yang suka,” tuntas Huda. (Indra)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.