Varian Baru Omicron Lima Kali Lebih Cepat Penularannya, Kini Sudah Masuk Indonesia. 

oleh -18 views
Varian Baru Omicron

INSIDEN24 – Varian baru Omicron lima kali lebih cepat penularannya, kini sudah masuk Indonesia.

Itu pernyataan dari Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo saat meninjau pelaksanaan akselerasi percepatan vaksinasi serentak se-Indonesia di Polda Gorontalo. Kata Sigit, bahwa telah melaksanakan berbagai rangkaian kegiatan dalam rangka mengakselerasi vaksinasi.

“Alhamdulilah, khususnya di Gorontalo pencapaiannya bisa tembus di atas 70 persen dan saya apresiasi,” paparnya.

Capaian ini, kata Sigit, tak lepas dari kerja keras dan kerja sama antara semua pemangku kebijakan mulai dari Pemda, TNI-Polri, Kejaksaan dan seluruh elemen masyarakat. Sebab itu, capaian vaksinasi yang sudah baik untuk terus dipertahankan dan ditingkatkan ke depannya.

Sigit menyampaikan, vaksinasi serentak di 34 provinsi Indonesia ini dilakukan sebagai upaya untuk mencapai target 70 persen, sebagaimana harapan dari Presiden Joko Widodo (Jokowi). Intinya, segala macam upaya dan strategi dilakukan guna memenuhi target tersebut.

“Ini jadi target kita karena pemerintah, Pak Presiden meminta kita di seluruh wilayah. Khususnya, yang capaian vaksinasinya belum 70 persen agar terus di-push dengan berbagai macam strategi. Harapannya, akhir Desember semuanya sudah di angka 70 persen,” ungkapnya.

Ia pun menyebut, memang ada beberapa wilayah yang saat ini pencapaian vaksinasinya sudah di angka 90 hingga 100 persen. Namun, ada juga wilayah yang capaian vaksinasi masih di bawah 50 persen.

Karena itu, mantan Kapolda Banten ini mengingatkan kepada personel TNI-Polri bersama dengan stakeholders lainnya untuk bersinergi melakukan akselerasi vaksinasi. Apalagi, kata Sigit, saat ini, pemerintah melalui Kementerian Kesehatan (Kemenkes) telah mengumumkan bahwa varian baru Covid-19, Omicron sudah masuk ke Indonesia.

Varian Baru Omicron Lima Kali Lebih Cepat Penularannya, Vaksinasi Dipercepat

Selain percepatan vaksinasi, Sigit meminta masyarakat untuk tetap mematuhi protokol kesehatan (prokes) guna mencegah penyebaran varian Omicron. Itu juga seiring dengan akselerasi vaksinasi agar terwujudnya kekebalan komunal.

“Tentunya, kita harus lebih waspada tetap patuhi protokol kesehatan. Sebab, Omicron ini lima kali lebih cepat penularannya,” paparnya.

Lanjut Sigit, sehingga, akselerasi vaksinasi harus dilakukan. Terutama, daerah yang vaksinasinya masih di bawah. Ini menjadi tugas kita semua agar mencapai dan mengejar ketertinggalan ini.

“Serta, mempertahankan pencapaian yang sudah didapat berkat kerja keras seluruh pemangku kepentingan bersama masyarakat,” tuturnya.

Lebih lanjut, ia ingin angka-angka yang saat ini sudah baik, seperti positivity rate, reproduksi dan BOR rumah sakit tetap dipertahankan.

“Dengan begitu, Sigit menyebut, akan memberikan dampak positif terhadap pertumbuhan ekonomi di Indonesia,” jelasnya. (Ceng/Rls)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

No More Posts Available.

No more pages to load.