Kerukunan Beragama di Ciamis, FKUB Ciamis: Tidak Ada Gesekan 

oleh -9 views
Kerukunan Beragama di Ciamis

INSIDEN24 – Kerukunan beragama di Ciamis, Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Ciamis menerangkan tidak ada gesekan.

Kunjungannya, Jumat (24/12/2021) siang di Gereja Santo Yohanes Lingkungan, Kota Lebak, RW 12 Kelurahan, Kabupaten Ciamis. Itu dalam rangka silaturahmi dan teloransi antar kerukunan beragama.

Ketua Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Ciamis, Prof. Dr. Kh. Koko Komaruddin menyatakan hal tersebut dalam rangka menjalin kerukunan antar umat beragama.

“Kami ingin meningkatkan persaudaraan. Terutama, saat perayaan Natal,” paparnya.

Kata Koko, kedatangannya bersama Kesbangpol mengunjungi semua gereja di Kabupaten Ciamis. Pada dasarnya, dari dulu, kerukunan beragama dan teloransi di Kabupaten Ciamis sangat baik.

“Tidak pernah ada gesekan di Kabupaten Ciamis,” paparnya.

Penjelasan Koko, kunjungan tersebut merupakan agenda rutin setiap tahun. Bahkan, bukan hanya ke gereja, tetapi juga berkunjung ke tempat ibadah yang lain.

“Sebab, umat Nasrani akan merayakan Natal. Jadi, menjelang perayaan Natal, kami mengunjungi gereja gereja dengan harapan supaya perayaan Natal berjalan aman, tertib, nyaman dan kondusif,” jelasnya.

Penjelasan Kepala Kesbangpol, H. Wawan Ruhiyat bahwa tidak bisa bekerja sendiri tanpa dukungan dari FKUB Ciamis.

“Kunjungan tersebut adalah untuk memberikan rasa aman kepada masyarakat Kabupaten Ciamis. Terutama, umat Kristiani yang akan melaksanakan perayaan Natal,” paparnya.

Pengakuan Pastor Gereja Santo Yohanes, Romo Mikael Adi Siswanto bahwa  apresiasi kunjungan yang dilakukan FKUB dan Kesbangpol.

“Jadi, salah satu keunikan di Kota Ciamis adalah masyarakatnya saling menghargai. Serta, toleransi terhadap agama dan kepercayaan yang berbeda,” paparnya.

Tambah Romo, luar biasanya, di Ciamis ini terdapat barbagai rumah ibadah. Itu ada Gereja, Masjid, Kelenteng dan Lintang (Makin).

“Luar biasa, toleransi serta kerukunan antar umat bergama sangat bagus. Sehingga, masyarakat hidup rukun, damai dan saling menghargai,” tuntasnya. (Ceng)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.