Final Klasik Timnas Indonesia vs Thailand, Inilah jadwal dan Sejarah Pertemuannya

oleh -8 views
Mobil Sigra Merah Terbakar di Gerbang Selamat Datang Kota Banjar, Ini Dugaan Penyebabnya
Timnas Indonesia akan menghadapi Timnas Thailand.(Instagram/timnasindonesiainfo)

INSIDEN24 – Pertemuan Timnas Indonesia vs Thailand kerap diwarnai berbagai drama, kedua tim akan bertemu rabu besok dalam laga pertama final Piala AFF 2020, 29 Desember 2021.

Skuad Garuda menang secara dramatis 4-2 di leg kedua setelah sebelumnya 1-1 di leg pertama melawan Singapra di semifinal, sehingga Timnas Indonesia berhasil melaju ke final setelah menyingkirkan Singapura.

Sedangkan Thailand yang menjadi lawan Timnas Indonesia di final nanti, sebelumnya juga berhasil mengalahkan timnas Vietnam 2-0 leg pertama dan 0-0 di leg kedua semifinal.

Dalam perjalanan Timnas Indonesia ke partai final, anak asuh Shin Tae-yong sejauh ini memiliki rekor yang cukup apik karena berhasil meraih empat kemenangan dan dua kali imbang.

Skuad asuhan Alexandre Polking juga masih mempertahankan rekor tak terkalahkan. Mereka meraih lima kemenangan dan satu kali imbang.
Laga besok merupakan pertemuan ke-78 kedua tim. Sejauh ini, Thailand unggul dengan meraih 39 kemenangan sementara Indonesia hanya meraih 25 kemenangan, 14 laga lainnya berakhir imbang.

Pada era 50-an hingga 70-an awal Timnas Indonesia pernah lebih dominan dari Timnas Thailand . Dari 14 pertemuan di era itu, Timnas Indonesia berhasil meraih delapan kemenangan sementara Thailand hanya empat kemenangan, dua laga lainnya berakhir imbang.

Pasukan Merah Putih bahkan pernah meraih kemenangan besar 6-3 pada ajang Piala Merdeka 1970 di Malaysia dan menang 5-0 di ajang Trofi Jakarta 1975. Akan tetapi Indonesia juga pernah merasakan kekalahan telak 0-5 di ajang Piala Presidents 1975 di Korea Selatan.

Setelah era itu, Thailand berbalik mendominasi hingga awal 80-an. Dari 26 kali bertemu di berbagai ajang, Thailand berhasil meraih 16 kemenangan sementara Indonesia hanya meraih 6 kemenangan, 4 laga lainnya berakhir imbang.

Indonesia bangkit dengan sempat meraih empat kemenangan beruntun dari Thailand di ajang uji coba, Piala Merdeka, dan dua Kualifikasi Piala Dunia 1986 zona Asia pada pertengahan hingga akhir 80-an.

Pada era itu total, Indonesia meraih enam kemenangan sementara Thailand empat kemenangan , dengan empat laga lainnya berakhir imbang.

Skuad Garuda memang selalu berada di bawah bayang-bayang Thailand di tiga dekade terakhir. Timnas Indonesia total hanya meraih lima kemenangan dan menelan 15 kekalahan dari 23 pertemuan, tiga laga lainnya berakhir imbang.

Timnas Indonesia di ajang Piala AFF, 12 kali bertemu dalam pertemuan itu Indonesia hanya pernah meraih tiga kemenangan sementara Thailand merebut sembilan kemenangan.

Inilah momen pertemuan di Piala AFF antara Timnas Indonesia vs Timnas Thailand :
1998 – Indonesia vs Thailand – 2-3

1998 – Thailand vs Indonesia – 3-3 (Indonesia menang adu penalti 5-4)

2000 – Thailand vs Indonesia – 4-1

2000 – Thailand vs Indonesia – 4-1

2002 – Indonesia vs Thailand – 2-2 (Thailand menang adu penalti 4-2)

2008 – Indonesia vs Thailand – 0-1

2008 – Thailand vs Indonesia – 2-1

2010 – Indonesia vs Thailand – 2-1

2016 – Thailand vs Indonesia – 4-2

2016 – Indonesia vs Thailand – 2-1

2016 – Thailand vs Indonesia – 2-0

2018 – Thailand vs Indonesia – 4-2

Dalam tiga final sebelumnya Thailand selalu bisa meraih kemenangan, sedangkan rabu 29 Desember 2021 Timnas Indonesia dan Timnas Thailand merupakan pertemuan di partai final yang keempat kalinya.

Di final 2002, Indonesia harus bertekuk lutut melalui drama adu penalti setelah kedua tim bermain imbang 2-2 dan ini merupakan kekalahan yang paling menyakitkan bagi Timnas Indonesia yang terjadi pada edisi 2002 dan 2016.

pada saat itu Indonesia sempat memimpin setelah penyerang Thailand Kiatisuk Senamuang yang menjadi penendang pertama gagal mengeksekusi penalti namun penendang kedua dan ketiga Timnas Indonesia, Bejo Sugiantoro dan Firmansyah, gagal mengeksekusi tendangannya.

Thailand keluar sebagai juara setelah dua belas tahun berselang, peluang Timnas Indonesia untuk merebut gelar juara Piala AFF untuk pertama kalinya juga kandas. Saat itu anak asuh Alfred Riedl sempat unggul 2-1 pada partai pertama di Stadion Pakansari, Bogor.

Namun sayangnya Timnas Indonesia menelan kekalahan 0-2 pada laga kedua di Stadion Rajamanggala, Bangkok, dan akhirnya Thailand berhak keluar sebagai juara dengan agregat 3-2.

Saat Piala AFF masih bernama Piala Tiger, pertemuan kedua tim sempat dicederai dengan insiden yang dikenal sebagai sepak bola gajah pada tahun1998, waktu itu, partai terakhir babak penyisihan tak lagi menentukan karena kedua tim dalam satu grup A,dan sudah memastikan sama-sama lolos hanya memperebutkan posisi puncak.

Timnas Indonesia sempat dua kali meraih keunggulan lewat Miro Baldo Bento dan Aji Santoso. Thailand dua kali juga menyamakan kedudukan lewat gol Kritsada Piandit dan Therdsak Chaiman.

Kekalahan Indonesia 2-3 mengakibatkan munculnya tudingan bahwa skuad asuhan Rusdy Bahalwan sengaja kalah karena ingin menghindari pertemuan dengan tuan rumah Vietnam pada semifinal.

Tudingan tersbut berawal dari gol bunuh diri Mursyid Effendi pada menit akhir pertandingan sehingga kekalahan nya dianggap faktor keengajaan.

Kedua tim pun kembali bertemu pada laga perebutan gelar juara ketiga setelah dikalahkan oleh Singapura dan Vietnam. Indonesia merebut kemenangan setelah melalui drama adu penalti.

PSSI akhirnya mendapatkan denda sebesar 40 ribu dolar atas kasus tersebut yang turun dari FIFA langsung. Mursyid Effendi. Pemain yang membela Persebaya Surabaya akhirnya mendapat hukuman dilarang beraktivitas di sepak bola internasional seumur hidupnya atau selama 13 tahun.

Skuad Garuda kembali berpeluang mengakhiri hasrat untuk meraih gelar juara di laga final Piala AFF 2020 Rabu, pertandingan ini dipastikan akan berlangsung sangat seru. (Aln)***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.