Tiga Kali Sekolah yang Pakai Rangka Baja Ringan Ambruk, Jadi Bahan bagi Disdik Ciamis saat Rapat Evaluasi dengan Pusat

oleh -15 views
Tiga Kali Sekolah

INSIDEN24 – Tiga kali sekolah yang pakai baja ringan ambruk, menjadi bahan bagi Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Ciamis dalam rapat evaluasi dengan pemerintah pusat.

Menurut Kepala Dinas Pendikan (Disdik) Ciamis Dr Asep Saeful Rahmat MSi, terkait robohnya ruang kelas  SDN 2 Cimaragas pihaknya telah melihat ke lokasi dan mengumpulkan dokumen.

“Kami juga sedang mempelajari hal itu karena waktu itu pekerjaannya dilaksanakan secara kontraktual. Jadi  dilaksanakan oleh pihak ketiga, kami akan teliti pihak ketiganya siapa serta konfirmasi pihak ketiga terkait robohnya rangka atap baja ringan di Cimaragas,” ujarnya, Kamis (30/12/2021).

Lanjut Asep, pihaknya nanti akan memberikan penjelasan lebih teknis terhadap temuan yang diperoleh di lapangan.

“Kalau masih ada tahap garansi nanti kami akan tanya kepada pengusahanya,” ujarnya.

Kata Asep, mengenai atap baja ringan memakai genteng, hal itu atas penentuan juklak dan juklis oleh Kemendikbud. “Jadi ketika kami membaca juklas juklis harus pakai rangka baja ringan, kemudian gentengnya palentong dan sebagainya. Makanya kami akan melaksanakan itu, karena kalau tidak melaksanakan itu  kami bisa disalahkan juga,” ucap Asep.

Kadisdik menegaskan, dengan adanya tiga kejadian sekolah yang pakai baja ringan ambruk di Ciamis,  tentunya akan dijadikan bahasan dalam rapat evaluasi dengan pusat.

“Mudah-mudahan menjadi masukan kepada pihak pusat, ” ujarnya.

Pasalnya, kata Asep, di Ciamis ini rawan sekali hujan deras dan angin kencang, apakah pake multiroof atau genteng. Kalau hujan serta angin kencang pakai atap baja ringan pakai genteng khawatir roboh. Kalau rangkanya baja ringan atapnya multiroof jika ada angin bisa terbang.

“Namun semua itu nanti akan menjadi bahan evakuasi saat kami rapat dengan pusat,” katanya.

Tiga Kali Sekolah Ambruk, Sekda Ingatkan Kepala Sekolah Harus Sering Melakukan Pemantauan

Sementara itu Sekda Pemerintah Kabupaten Ciamis H Tatang mengatakan, pada musim penghujan ini sudah ada beberapa sekolah yang ambruk lapuk karena usia. Karenanya para kepala sekolah atau tenaga kebersihan sekolah harus mengecek naik ke atas.

“Lihat ke atas sehingga kelihatan kalau mau roboh bisa dilaporkan kepada bagian sarana prasarana di Disdik atau operator yang memegang data pokok pendidik. Sehingga ada kseimbangan berita atau laporan di sekolah dengan Dinas Pendidikan,” ujarnya.

Tambah Tatang, nantinya bisa dievaluasi apakah sekolah perlu direhab dan perlu dikosongkan karena bangunannya sudah lapuk.

“Semua sekolah harus melakukan hal tersebut,” tuturnya. (Ceng)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

No More Posts Available.

No more pages to load.