Kepolisian Akan Menindak Tegas Pelaku Usaha Wisata Jika Tidak Terapkan Prokes Covid-19

oleh -13 views
Personel Kepolisian Resor Ciamis Polda Jabar melaksanakan patroli pengawasan kepada para pelaku usaha wisata di Pangandaran. (Ist/Humas Polres Ciamis)

INSIDEN24 – Dalam rangka pengawasan protokol kesehatan di kawasan obyek wisata di Kabupaten Pangandaran, personel Kepolisian Resor Ciamis Polda Jabar melaksanakan patroli pengawasan ke sejumlah Hotel, Cafe dan Resto di kawasan Pantai Pangandaran, Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat, Senin (3 Januari 2022).

Kasat Samapta Polres Ciamis AKP Cecep Edi Sulaeman, memimpin langsung patroli tersebut bersama Kasatpol PP Kabupaten Pangandaran.

Kegiatan pengawasan protokol kesehatan di kawasan obyek wisata ini melibatkan sejumlah personel Sat Samapta Polres Ciamis Polda Jabar, Satpol PP dan PBC PHRI Kabupaten Pangandaran.

Baca juga: Vaksinasi Covid-19 Berhadiah Bingkisan ala Agun Ginanjar

Kasat Samapta Polres Ciamis AKP Cecep Edi Sulaeman mengatakan pengawasan penerapan protokol kesehatan terhadap hotel, penginapan, Cafe dan Resto kawasan Pantai Pangandaran ini dalam rangka untuk menyadarkan para pelaku usaha wisata agar turut serta andil dalam upaya pencegahan penyebaran Covid-19. Sehingga pengunjung yang datang dapat merasa nyaman dan aman ketika berkunjung.

Pengawasan ini dilakukan ungkap Cecep, yaitu untuk memberikan rasa nyaman dan aman bagi para pengunjung, maka para pelaku usaha wisata Pangandaran juga harus ikut andil melakukan upaya pencegahan Covid-19 yang salah satunya adalah menyiapkan sarana prasarana protokol kesehatan.

Baca juga: Kabar Gembira ! WHO Optimis 2022 pandemi Covid-19 Berakhir

“Pengawasan ini akan kami gencarkan dilakukan dalam rangka terciptanya situasi kamtibmas yang aman, damai, dan kondusif serta tentunya sehat terbebas dari bahaya Covid-19,” katanya.

AKP Cecep menegaskan pihaknya akan secara tegas menindak pelaku usaha wisata yang tidak menerapkan protokol kesehatan pencegahan Covid-19.

“Kami akan secara tegas menindak dengan tindak pidana ringan (tipiring) bagi hotel atau Cafe dan Resto yang melanggar atau abai dalam menerapkan protokol kesehatan Covid-19. Sesuai dengan Pasal 21 huruf (i) jo Pasal 34 Ayat (1) Perda Prov Jabar No 5 tahun 2021,” tegas Cecep.

Baca juga: Mesin Mati Mendadak, Pikap Bermuatan BBM Meledak di Ciamis

Sampai dengan saat ini jelas Cecep, sudah banyak hotel, penginapan dan cafe serta resto yang sudah menerapkan sistem barcode Peduli Lindungi. Sehingga jumlah kepadatan wisatawan tidak hanya berada pada satu titik saja tetapi tersebar di seluruh wisata Pangandaran.

“Sebanyak 74 Hotel dan Rumah Makan di Pantai Pangandaran yang sudah terdaftar Aplikasi Peduli Lindungi. Kami harapkan dengan ini tidak ada kepadatan wisatawan di satu titik saja tetapi merata agar mencegah timbulnya gelombang ketiga,” pungkasnya. (Ceng/Rilis)***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.