Polres Ciamis Memaksimalkan Vaksinasi untuk Anak Usia 6-11 Tahun

oleh -3 views
AKBP Wahyu Broto Narsono Adhi, S.I.K., M.Sc.Eng., melakukan monitoring pelaksanaan vaksinasi anak usia 6-11 tahun. (Dok/Humas Polres Ciamis)

INSIDEN24 – Pelaksanaan vaksinasi bagi anak usia 6-11 tahun di wilayah hukum Polres Ciamis sudah berlangsung selama dua hari sejak hari kemarin di Kabupaten Pangandaran.

Kapolres Ciamis AKBP Wahyu Broto Narsono Adhi, S.I.K., M.Sc.Eng., melakukan monitoring pelaksanaan vaksinasi anak usia 6-11 tahun ini.

Kapolres Ciamis yang didampingi oleh Kapolsek Pangandaran Kompol Haryono dan sejumlah anggota Polres Ciamis Polda Jabar meninjau pelaksanaan vaksinasi yang dilakukan di Sekolah Dasar Negeri 2 Babakan Pangandaran, Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat, Selasa (11 Januari 2022).

Kapolres Ciamis AKBP Wahyu mengatakan, Monitoring ini dilakukan untuk memastikan pelaksanaan vaksinasi anak berjalan aman dan lancar.

Dari hasil pemantauan selama dua hari ini ungkap AKBP Wahyu, secara umum pelaksanaan Vaksinasi selama dua hari ini berjalan lancar.

Memang ada sejumlah anak yang tidak hadir dikarenakan kondisi tubuh kurang sehat sehingga mengharuskan untuk beristirahat dirumah.

“Vaksinasi berjalan lancar, memang ada beberapa yang tidak hadir dan ditunda karena sedang batuk,” ucap Kapolres seusai meninjau pelaksanaan vaksinasi di SDN 2 Babakan.

Kapolres juga menyampaikan, sesuai dengan arahan Pak Kapolri bahwa Polri akan memaksimalkan vaksinasi anak usia 6-11 tahun. Ini dilakukan untuk persiapan pelaksanaan PTM 100 persen di Indonesia.

“Arahan Pa Kapolri memaksimalkan vaksinasi untuk anak karena persiapan PTM 100 persen,” tegas Kapolres Ciamis.

Kapolres menyebut, bagi anak yang belum di vaksin karena terkendala kesehatan dan lain sebagainya, pihaknya akan menjadwal kembali.

“Kita jadwalkan saja pelaksanaan vaksinasi untuk anak. Kita juga akan evaluasi per tiga hari agar pelaksanaan vaksinasi bisa segera terselesaikan,” katanya.

Kapolres berpesan kepada masyarakat yang sudah divaksin untuk tetap tetap selalu menerapkan protokol kesehatan. Sebab vaksin ini hanya sebatas meminimalisir fatalitas bahaya virus corona.(Ceng/Rilis)***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.