Kapolsek Sidamulih Monitoring Gelaran Vaksinasi Anak di SDN1 dan 2 Cikembulan

oleh -7 views
monitoring vaksinasi anak dilakukan oleh polsek Sidamulih.(Dok/Humas Polres Ciamis)

INSIDEN24 – Siswa siswi Sekolah Dasar terlihat antusias dalam pelaksanaan vaksinasi anak usia 6-11 tahun yang di gelar di dua SDN Kecamatan Sidamulih.

Kepolisian Resor Cimis Polda Jabar monitoring pelaksanaan vaksinasi bagi anak usia 6-11 tahun yang gelar di SDN 1 dan SDN 2 Cikembulan, Kecamatan Sidamulih, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat, Jumat (14 Januari 2022).

Monitoring tersebut dilakukan oleh Kasat Res Narkoba Polres Ciamis AKP Imanudin, Kapolsek Sidamulih AKP Asep Setiawan Prayatna bersama Danramil 1320/Pangandaran Mayor Inf Nirca Zahrudin. Selain itu turut hadir Kadis Pendidikan Kab. Pangandaran Dr. H. M Agus Nurdin S.Pd.,M.Pd., dan Sekmat Sidamulih.

Baca juga: Kepolisian Sektor Kalipucang Monitoring Vaksinasi Anak di SDN 3 Pamotan

Kapolsek Sidamulih AKP Asep Setiawan Prayatna mengatakan, monitoring ini dilakukan untuk memastikan pelaksanaan vaksinasi bagi anak usia 6-11 tahun di wilayah Kecamatan Sidamulih.

Anak anak lebih mudah diaturnya dalam antrean pelaksanaan vaksinasi, jelas AKP Asep, mereka dapat hadir sesuai dengan absensinya.

“Hasil pantauan kita hari ini, pelaksanaan vaksinasi berjalan lancar. Sebanyak 56 anak SDN 1 Cikembulan dan 19 anak SDN 2 Cikembulan berhasil divaksin Covid-19,” katanya.

Baca juga: Kapolri Minta Forkopimda Maluku Terus Lakukan Akselerasi Vaksinasi Kejar Target 70 Persen

Pelaksanaan vaksinasi anak usia 6-11 tahun ini akan terus di laksanakan ungkap AKP Asep, soalnya memasuki new normal tentunya PTM pasti akan berjalan seperti sedia kala.

“Akselerasi vaksinasi bagi anak usia 6-11 tahun ini dalam rangka persiapan menuju pelaksanaan PTM 100 persen. Karena sejak 10 Januari kemarin sudah diberlakukan,” tambahnya.

Baca juga: Polsek Pamarican Jemput Bola untuk Percepatan Vaksinasi Bagi Anak

AKP Asep Setiawan Prayatna berpesan kepada masyarakat yang sudah divaksin untuk tetap selalu menerapkan protokol kesehatan. Sebab vaksin ini hanya sebatas meminimalisir fatalitas bahaya virus corona.

“Meskipun sudah di vaksin, protokol kesehatan tetap wajib dilaksanakan mengingat situasi saat ini masih keadaan pandemi Covid-19. Mari kita lalu pandemi ini dengan aman dan sehat,” pungkasnya.(Ceng/Rilis)***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.