Kepolisian Resor Ciamis Kembali Monitoring Vaksinasi Merdeka untuk Anak

oleh -6 views
Polsek lakukan monitoring vaksinasi.(Dok/Humas Polres Ciamis)

INSIDEN24 – Kepolisian Resor Ciamis Polda Jabar melakukan monitoring kegiatan Vaksinasi Merdeka untuk Anak di wilayah Kabupaten Ciamis dan Pangandaran.

Monitoring ini dilakukan oleh seluruh personel satuan fungsi dan Polsek jajaran Polres Ciamis.

Seperti halnya monitoring yang dilakukan di Gerai vaksinasi merdeka anak di MI Andalan Cijantung, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat, Jumat (14/01/2022).

Adapun tim vaksinator dilakukan oleh petugas kesehatan dari Puskesmas Handapherang sebanyak 10 orang.

Baca juga: Kapolsek Sidamulih Monitoring Gelaran Vaksinasi Anak di SDN1 dan 2 Cikembulan

Pelaksanaan Vaksinasi Merdeka Anak ditujukan bagi anak usia 6-11 tahun. Polres Ciamis hadir membantu Pemerintah Daerah dalam rangka percepatan vaksinasi bagi anak usia 6-11 tahun, khususnya di Kabupaten Ciamis.

Kapolres Ciamis AKBP Wahyu Broto Narsono Adhi, S.I.K., M.Sc.Eng., mengatakan, TNI-Polri disini ingin membantu Pemerintah Kabupaten Pangandaran untuk melakukan vaksinasi anak. Karena Ciamis sudah level 1 sehingga PTM 100 persen sudah mulai dilaksanakan.

“Vaksinasi ini salah satu bentuk kepedulian Pemerintah kepada anak-anak sehingga bisa melaksanakan PTM 100 persen,” kata Kapolres.

Baca juga: Kepolisian Sektor Kalipucang Monitoring Vaksinasi Anak di SDN 3 Pamotan

Kapolres mengungkapkan pihaknya akan berusaha melakukan percepatan vaksinasi bagi anak usia 6-11 tahun selesai pada akhir bulan Januari. Sehingga anak-anak dapat dengan maksimal melakukan PTM 100 persen.

“Kami berusaha bisa selesai secepatnya. Semoga di akhir bulan ini sudah semua tervaksin anak usia 6-11 tahun,” katanya.

Kapolres berpesan kepada masyarakat yang sudah divaksin untuk tetap tetap selalu menerapkan protokol kesehatan. Sebab vaksin ini hanya sebatas meminimalisir fatalitas bahaya virus corona.

Baca juga: Kapolri Minta Forkopimda Maluku Terus Lakukan Akselerasi Vaksinasi Kejar Target 70 Persen

“Kami juga membantu mengingatkan kepada masyarakat bahwa vaksin ini saya ibaratkan seperti helm. Kalau helm berfungsi hanya mengurangi fatalitas apabila terjadi kecelakaan tetapi supaya kita terhindar dari kecelakaan kita harus ikuti aturan. Aturan yakni Prokes,” pungkasnya.(Ceng/Rilis)***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.