Club Motor XTC Ciamis Ubah Konsep Lebih Religius 

oleh -0 views
Club motor

INSIDEN24 – Club motor Organisasi Masyarakat (Ormas), Exalt To Creativity (XTC) Indonesia DPC Kabupaten Ciamis ubah kosep lebih religius.

Kegiatannya, Jumat lalu (22/10/2021), XTC Kabupaten Ciamis mengikuti kegiatan Maulid Nabi bersama Alhabib Ali Ridho Alkaff. Lokasinya, di Masjid Jamie Al-Barkah, Lingkungan Kota Kulon, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat.

Ketua Ormas XTC Ciamis, Femi Aprianto Hidayat menyatakan, club motor asal Bandung tersebut sudah menjadi ormas XTC yang kini tengah berjuang menuju aktivitas positif. Saat ini, lebih melakukan kegiatan yang bermanfaat untuk anggotanya dan orang lain.

“Kami kini mulai berjuang hijrah, salah satunya kami mengikuti kegiatan Maulid Nabi Muhammad SAW dan kegiatan keagamaan lainnya,” paparnya.

Kata Femi, sebelum kegiatan Maulid Nabi, sekitar Pukul 19:00 WIB Jumat lalu, puluhan anggota XTC berkumpul di depan Kampus Universitas Galuh (Unigal). Tidak lain, itu untuk mengawal Alhabib Ali Ridho Alkaff yang datang dari Kabupaten Majalengka ke lokasi Masjid Jamie Al-Barkah, Ciamis.

“Saya tahu, sebutan Habib yang dikenal di Indonesia adalah Dzurriyah Nabi atau keturunan nabi besar Muhammad SAW,” jelasnya.

Ungkap Femi, suatu kebanggaan dan kebahagiaan bagi anak-anak XTC bisa mengawal langsung Dzurriyah Nabi untuk memberikan tausyiah di Kabupaten Ciamis. “Saya sangat berterimakasih banyak atas kehadirannya,” jelasnya.

Femi menceritakan, saat penjemputan, pemandangan indah terlihat ketika puluhan anggota XTC berjalan berbarengan dengan seorang Habib.  Tampak puluhan anggota XTC memakai sarung dan peci dikombinasikan dengan jaket kebanggaannya. Jaket tersebut sebagai identitas yang juga menjadikan pemandangan indah di kala itu.

“Secara khusyuk, puluhan anggota XTC mendengarkan tausyiah yang disampaikan Alhabib Ali Ridho Alkaff,” paparnya.

Club Motor XTC Keiinginan Besar Hijrah

Secara personal, Ketua XTC Ciamis (Femi) menjelaskan, Ia sebenarnya berkeinginan besar untuk berhijrah.

“Jadi, bukan sekadar untuk topeng pelindung dari cap jelek anggapan masyarakat. Namun, ini benar-benar hijrah,” ucapnya.

“Kami juga bosan ketika nongkrong kemudian terjadi pertikaian. Bahkan, berujung pada situasi yang tidak aman dan tidak kondusif,” ucapnya.

Sebagai ketua, Ia juga mengajak semua anggotanya mengikuti pengajian ke majelis-majelis. Namun, tentunya, tidak ada paksaan darinya sebagai Ketua XTC DPC Ciamis.

“Saya hanya mengajak, ikut atau tidaknya itu bagaimana hati mereka masing-masing, tidak bisa di paksakan. Saya hanya berharap ke depannya anggota XTC, khususnya di Ciamis bisa ada pengajian, minimal 1 bulan sekali,” tuntasnya. (Ceng/Rls)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.