Data Kesehatan 2020 dari Dokumen BPS  Dibeberkan HMI Ciamis 

oleh -0 views
Data Kesehatan 2020

INSIDEN24 – Data kesehatan tahun 2020 dari dokumen Badan Pusat Statistik (BPS) dibeberkan Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Ciamis.

Itu kata Ketua Bidang Partisiapasi Pembangunan Daerah Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Ciamis, Ilham Nur Suryana yang juga menjelaskan mempunyai data kesehatan dari BPS tahun 2020.

“Data BPS ini biasa digunakan dalam melakukan proses perencanaan pembangunan daerah. Serta, persiapan untuk memenuhi kebutuhan statistik daerah,” paparnya.

Kata Ilham, sebagaimana penjelasan dalam Peraturan Presiden Republik Indonesia Nomor 86 Tahun 2007 Tentang Badan Pusat Statistik. Bahwa, BPS mempunyai tugas melaksanakan tugas pemerintahan di bidang kegiatan statistik.

“Jadi, secara spesifik bertugas melakukan  penetapan dan penyelenggaraan statistik dasar. Hingga, pembinaan dan fasilitasi terhadap kegiatan instansi pemerintah di bidang kegiatan statistik,” ucapnya.

Kemudian, jelas Ilham, dipertegas dalam Peraturan Kepala Badan Pusat Statistik Nomor 78 Tahun 2020 Tentang Standar Pelayanan Statistik Terpadu di Lingkungan. Yaitu, dari BPS yang menjelaskan bahwa pelayanan statistik terpadu adalah pemberian pelayanan data dan kegiatan statistik.

“Bahkan, beberapa jenis pelayanan secara terpadu melalui satu pintu oleh satu unit kerja BPS,” paparnya.

Data Kesehatan Tahun 2020, Indeksnya Menunjukkan Angka 79,34 Persen

Ungkap Ilham, bahwa, BPS wajib menyusun, menetapkan dan menerapkan Standar Pelayanan Statistik Terpadu.

“Yakni, dengan memperhatikan kemampuan, kebutuhan masyarakat dan kondisi lingkungan,” tuturnya.

Lanjut Ilham, dokumen Ciamis dalam Angka 2020, di dalamnya merupakan data BPS secara keseluruhan yang mencakup wilayah Kabupaten Ciamis.

“Salah satunya, data Index Pembangunan Manusia (IPM) Kabupaten Ciamis secara umum berada pada 70,39%. Namun, secara spesifik, di dalamnya ada indeks kesehatan menunjukkan angka 79, 34%, dan terdapat 4 desa/kelurahan yang memiliki sarana kesehatan.

“Kemudian, ada 39,20% masyarakat Kabupaten Ciamis yang memiliki keluhan Kesehatan yang bersumber di BPS. Maka, jika dihitung, jumlahnya mencapai 560.662 orang. Artinya, masih banyak masyarakat Kabupaten Ciamis yang perlu diperhatikan kesehatannya,” paparnya.

Penegasan Ilham, secara sah bahwa BPS bertanggung jawab atas kebutuhan statistik di daerah dalam bentuk dokumen per tahun.

“Jika ada kekeliruan dalam dokumen BPS tersebut, tentu sepenuhnya tanggung Jawab BPS,” tuntasnya. (Ceng/Rls)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.