Kapolres Sebutkan Kegiatan Pramuka Berujung Maut, Akan Dilakukan Pemeriksaan Secara Profesional 

oleh -0 views
Kapolres sebutkan kegiatan pramuka

INSIDEN24 – Kapolres sebutkan kegiatan pramuka berujung maut, akan diakukan pemeriksaan secara profesional.

Kapolres Ciamis, AKBP Wahyu Broto Narsono Adhi SIK MSc Eng menerangkan, untuk tahap pertama, tim Inafis telah melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP). Tepatnya, di lokasi Sungai Cileuer Leuwi Ili, Desa Utama, Kecamatan Cijeungjing.

“Kami bawa saksi-saksi warga sekitar yang saat itu melihat kejadian. Itu seperti, pencing yang menyelamatkan korban,” jelasnya.

Kapolres sebutkan, untuk siswa MTs  Harapan Baru, ada kegiatan menyusuri sungai kegiatan Pramuka. “Hanya saja, kegiatan Pramuka dari MTs bukan dari kwartir,” jelasnya.

Kata Kapolres, kegiatannya itu membersihkan sampah di sekitar sungai sambil susur sungai. Mereka menyebrang dari barat ke timur dengan menyebrang bersama.

“Namun, ketika di tempat Leuwi Ili, tempat mereka menyerang, ada kedalaman 70 sentimeter di atas dasarnya ada batu- batu. Arusnya juga tenang dan tidak terlalu kuat karena tidak hujan,” ucapnya.

Lanjut Kapoles, sementara, pada sisi muara selatan, kedalamannya dua meter. Mereka itu akan menyebrang dari barat ke timur setelah mengambil sampah.

“Saat nyebrang itu, mungkin ada beberapa yang terpeleset dan saling menarik hingga tenggelam. Makanya, dari kejadian itu, kami selidiki secara pasti mengenai penyebabnya,” ucapnya.

Kapolres Sebutkan Kegiatan Pramuka, Sejauh Ini Belum Temukan Alat Keselamatan

Tambah Kapolres, mengenai pembina kegiatan tidak bawa pelampung, sejauh ini belum menemukan alat keselamatan. “Namun, berdasarkan informasi, mereka bergandengan tangan saat itu. Makanya, apakah ada alat pengaman keselamatan, yang jelas sedang proses pemeriksan, apakah sekolah menyiapkan atau tidak,” ucapnya.

Tutur Kapolres, memang menyayangkan kalau tidak ada alat keselamatan yang seharusnya ada.

“Kita akan selidiki hal tersebut,” jelasnya.

Wahyu menerangkan, sejauh ini, memang belum ada pihak sekolah yang jalani pemeriksaan. Sebab, pihak sekolah masih berduka.

“Sejauh ini, kami sampaikan, apakah persoalan ini karena kelalaian atau tidak.  Namun, yang jelas, akan pofesional dalam melaksanakan pemeriksaan ini,” tuturnya.

Selain itu, penuturan Wahyu, persoalan kegiatan itu ada izin atau tidak.

“Namun, sangat berharap, semua kegiatan masyarakat apapun, apalagi melibatkan banyak orang. Apalagi, ini juga masih dalam PPKM,” ungkapnya.

Tegas Kapolres, namun, jika ada kegiatan, paling tidak menyampaikannya.

“Sebetulnya, bukan hanya untuk pencegahan, tapi bagaimana tingkat kesiapan dan keselamatan kegiatan tersebut dikaji,” tuntasnya. (Ceng)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.