Narkoba Diedarkan di Objek Wisata Pantai Pangandaran, Dua Pelakunya Ditangkap Polisi

oleh -0 views
Narkoba Diedarkan di Objek Wisata

INSIDEN24 – Narkoba diedarkan di Objek Wisata Pantai Pangandaran, dua pelakunya berhasil ditangkap Polisi dari Satuan Reserse Narkoba Polres Ciamis.

Pada Rabu (10/11/2021) pagi, Polres Ciamis menggelar konferensi pers di Ruang Media Center Mapolres Ciamis. Polisi menghadirkan dua tersangka yaitu AS dan MF alias Vito, warga Ciamis, berikut ribuan barang bukti (BB) narkoba jenis obat hexymer.

Kapolres Ciamis AKBP Wahyu Broto Narsono Adhi menuturkan, pengungkapan kasus narkoba ini dalam waktu berdekatan pada akhir September dan awal Oktober 2021.

“Pengungkapan berhasil berkat informasi masyarakat yang kami tidak lanjuti secara cepat oleh Tim Sat Reserse Narkoba Polres Ciamis. Hingga kami berhasil  tangkap  dua tersangka AS dan FF alias Fito,” ujarnya.

Lanjut Kapolres, awalnya yang tertangkap AS di Kecamatan Banjarsari Kabupaten Ciamis pada Sebtember 2021. Sementara MF tertangkap saat melakukan aksinya di wilayah kawasan Objek Wisata Pantai Pangandaran pada awal bulan Oktober 2021.

“Dari kedua tangan pelaku kami amankan ribuan butir sediaan farmasi jenis hexymer tanpa izin. Sebanyak 915 butir dari tangan tersangka MF dan 763 butir dari tangan tersangka AS,” katanya.

Kata Kapolres,  untuk kedua tersangka dikenakan Pasal 196 Jo Pasal 197 Undang Undang RI Nomor 36 Tahun 2009 tentang kesehatan.

“Keduanya terancaman hukuman maksimal15 tahun penjara,” ucapnya.

Narkoba Diedarkan di Objek Wisata Pantai Pangandaran, Sasarannya Wisatawan

Penjelasan Wahyu, dengan adanya peningkatan kegiatan masyarakat terutama di tempat wisata, menimbulkan potensi gangguan kerawanan peredaran narkoba.

“Ketika terjadi pengetatan destinasi wisata, tidak ada laporan kasus peredaran narkoba.Kemarin bisa di katakan hampir tak ada kasus peredaran.  Namun ketika ada kegiatan masyarakat, ini jadi salah satu potensi terjadinya kerawanan peredaran narkoba,” ujarnya.

Ucap Wahyu, makanya kedua pelaku ini menyasar wisatawan maupun orang yang ada di sekitar kawasan wisata.

“Degan keramaian massa di jadikan pengedar sebagai pasar potensial untuk mengedarkan narkoba,” ucapnya.

Wahyu menerangan, hal itu sebagai dampak negatif euforia wisata. Makanya upaya jajarannya sudah sepakat untuk lebih mengetatkan mobilitas pengunjung, penggunaan masker, dan mencegah kerumunan warga.

“Upaya kami sekarang adalah bagaimana kami bisa mencegah supaya tak ada lagi peredaran narkoba di wilayah hukum Polres Ciamis,” tuturnya. (Ceng)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.