Pergeseran Tanah Rusak 13 Rumah di Panumbangan Hingga Retak-Retak 

oleh -1 views
Pergeseran Tanah

INSIDEN24 – Pergeseran tanah rusak 13 rumah di Dusun Sindangrasa, Desa Sindangbarang, Kecamatan Panumbangan, Kabupaten Ciamis hingga retak-retak.

Peristiwanya, Kamis (18/11/2021) sekitar pukul 00.00 WIB, akibat pergeseran tanah. Dari 13 rumah yang rusak, terpaksa penghuni dua rumah tersebut harus mengungsi saat hujan.

Pernyataan Kabid Kedaruratan dan Logistik (Darlog) BPBD Kabupaten Ciamis, Memet Hikmat bahwa laporan peristiwa tersebut masuk ke Pos Dalops BPBD Kamis pagi.

“Kami siangnya lalu lakukan assesment, setelah kami data, ada 13 rumah yang alami retakan. Itu mulai retakan rambut, sampai tiga atau empat sentimeter,” jelasnya.

Memet menyebutkan, sebanyak 13 rumah kondisinya masih mereka tinggali. Namun, ada dua yang terbilang parah.

“Sehingga, kalau hujan, mereka harus mengungsi ke tempat saudaranya yang aman,” paparnya.

Memet menambahkan, saat ini, tengah waspada yang namanya hidrometeorologi dengan tiga gejala alam. Yaitu, hujan deras dengan intensitas tinggi dengan waktu cukup lama serta angin kencang dan petir.

“Kalau di Desa Sindangbarang itu intensitas hujan cukup tinggi dan waktu lama berhari-hari. Maka, itu menyebabkan pada bagian bawahnya alami longsoran,” jelasnya.

Tambah Memet, sesuai keputusan BPBD Provinsi Jawa Barat dari bulan Oktober sampai April, hidrometeorologi tersebut berlangsung tiga bulan ke depan.

“Tentunya, ini yang harus masyarakat lebih waspada. Terutama, yang lokasi rumahnya pada lokasi dataran tinggi. Jangan ada kolam dan buatlah saluran air yang baik. Itu agar tidak ada pergeseran tanah atau longsor,” tuturnya.

Kata Memet, kondisi sekarang harus lebih waspada. “Sebab, intensitas hujan lumayan tinggi,” tuntasnya. (Ceng)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.