Sejumlah Objek Wisata Alam di Ciamis Masih Ilegal, Korban Telah Berjatuhan

oleh -0 views
Sejumlah Objek Wisata Alam

INSIDEN24 – Sejumlah objek wisata alam terutama wisata air di Kabupaten Ciamis, masih ilegal.

Hal itu diungkapan Ketua Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Kabupaten Ciamis Eko Andrianto. Menurutnya sudah ada dua orang yang meninggal di tempat wisata. Seperti di  Curug Panganten Kecamatan Sadananya dan Curug Wadas Kecamatan Pamarican yang kedua korbannya adalah pelajar.

“Ternyata kedua tempat wisata itu belum ada izin atau masih ilegal,” ujarnya, Sabtu (23/10/2021).

Eko mencatat, ada sekitar belasan objek wisata alam terutama wisata air seperti curug yang belum terdaftar di Pokdarwis Ciamis. Seperti Curug Panganten, Curug Wadas, dan Dam Cigintung.

“Jadi objek wisata yang ada pada beberapa desa di Ciamis itu belum terdaftar dan terkonfirmasi serta terverifikasi di Pokdarwis,” ucapnya.

Tambah Eko, adapun wisata alam pegunungan itu sudah aman dan safety sesuai SOP karena dikelola bersama Perhutani.

“Namun untuk wisata air seperti curug banyak yang belum SOP karena tidak ada pelengkapan tanda bencana. Seperti pelampung, hlem atau tali, sehingga jauh dari aman,” ucapnya.

Makanya, kata Eko, pihaknya mengingatkan kepada desa-desa yang membuka objek wisata alam harus terverifikasi oleh Pokdarwis.

“Saya himbau lengkapi persyaratan agar layak operasi dan terverifikasi ke Pokdarwis, serta melengkapi standar keamanannya,” katanya.

Lanjut Eko, saat ini masih banyak objek wisata yang belum melengkapi legalisasi objek wisata itu. “Ya saya sebutnya bisa kategori ilegal,” ucapnya.

Eko mengaku, untuk mengantisipasi hal tersebut  agar  tidak ada korban berjatuhan, pihaknya sudah mengirim surat himbauan kepada  tempat-tempat wisata  yang belum punya legilatas.

“Bahkan tempat wisata yang sudah punya legalitas dan belum menerapkan standar operasional prosedur kami kirimi surat juga,” katanya.

Tegas Eko, tempat wisata yang  belum memiliki kelengkapan tanda bencana l agar ditutup dulu, sebelum terverifikasi oleh Pokdarwis.

“Kami harapkan agar menaati segala peraturan karena demi keamanan, keselamatan dan kenyamanan warga yang akan berwisata, ” tuturnya. (Ceng)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.